![]() |
| Ketua Baznas Lombok Timur, H. M. Kamli, (Foto: Istimewa/MP). |
Langkah strategis ini diawali dengan konsolidasi internal melalui rapat koordinasi mingguan yang melibatkan Bidang Pengumpulan dan seluruh Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan se-Kabupaten Lombok Timur.
Kepala Bagian Pengumpulan BAZNAS Lotim, Mirwan, M.Pd, menjelaskan bahwa pihaknya kini tengah menggerakkan kampanye besar-besaran agar pesan kurban dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.
“Sosialisasi kita lakukan lewat spanduk, banner, hingga baliho yang dipasang di titik-titik strategis seluruh kecamatan. Selain fisik, kita juga mengoptimalkan media sosial agar kemudahan berkurban lewat BAZNAS sampai ke semua lapisan masyarakat,” ujar Mirwan dalam keterangannya, Senin (11/5/2026).
Mirwan menambahkan bahwa UPZ Kecamatan memegang peranan krusial sebagai ujung tombak informasi. Mereka diinstruksikan untuk terjun langsung ke desa-desa, masjid, dan kelompok masyarakat guna menjelaskan keunggulan program kurban BAZNAS.
Upaya masif ini bukan sekadar mengejar angka lokal, melainkan bentuk komitmen daerah dalam merealisasikan pengumpulan dana Off Balance Sheet BAZNAS di tingkat nasional yang tahun ini dipatok pada angka Rp130 miliar.
Ketua BAZNAS Lombok Timur, H. M. Kamli, mengajak para aghnia (orang kaya) dan dermawan untuk menjadikan momen Idul Adha tahun ini sebagai sarana berbagi yang lebih luas. Ia menegaskan bahwa distribusi kurban melalui lembaga resmi menjamin ketepatan sasaran.
“Berkurban di BAZNAS insyaallah lebih amanah dan tepat sasaran. Hewan kurban akan disembelih dan didistribusikan kepada mustahik yang benar-benar membutuhkan di seluruh pelosok Lombok Timur, termasuk daerah-daerah terpencil yang selama ini jarang terjangkau,” tegas H. M. Kamli.
Untuk memudahkan masyarakat, BAZNAS Lotim menyediakan dua kanal layanan utama. Yakni Layanan Offline: Tersedia di Kantor BAZNAS Lotim dan seluruh kantor UPZ di tiap kecamatan.
"Yang kedua itu, Layanan Online. Nah layanan ini Melalui transfer rekening resmi dan berbagai platform digital BAZNAS Lombok Timur yang praktis," pungkas H. M. Kamli.
Masyarakat diberikan pilihan hewan kurban berupa sapi maupun kambing dengan standar kesehatan yang terjamin dan harga yang kompetitif. Melalui program ini, BAZNAS Lotim berharap semangat berkurban tahun ini dapat menjadi penggerak ekonomi umat sekaligus solusi ketahanan pangan bagi kaum duafa di wilayah Gumi Patuh Karya.

