Optimalkan PAD dan Kembangkan Bisnis, Bupati Lombok Timur Minta PD Agro Selaparang Genjot Transparansi

Rosyidin S
Sabtu, Mei 23, 2026 | 20.02 WIB Last Updated 2026-05-23T12:02:07Z
Rapat: Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin saat hadiri rapat pertanggung jawaban keuangan Perusahaan Daerah Agro Selaparang. (Foto: Istimewa/MP).

MANDALIKAPOST.com — Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, meminta jajaran direksi Perusahaan Daerah (PD) Agro Selaparang untuk terus memperkuat tata kelola perusahaan yang transparan dan akuntabel. Langkah ini dinilai krusial guna mengoptimalkan kontribusi perusahaan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bumi Gora.


Hal tersebut ditegaskan Bupati saat menghadiri Rapat Laporan Pertanggungjawaban Keuangan PD Agro Selaparang Tahun Buku 2025 di Selong, Rabu (20/5) lalu.


Dalam arahannya, Bupati mengapresiasi tren positif dan peningkatan kinerja yang berhasil ditunjukkan oleh perusahaan daerah tersebut. Kendati demikian, ia memberikan catatan kritis terkait penyelesaian piutang perusahaan yang masih tertahan. Demi mempercepat pemulihan keuangan, ia menyarankan pembentukan tim khusus penagihan.


“Transparansi harus dipraktikkan untuk menuju kebenaran. Semua pengelolaan harus terbuka agar tidak ada ruang untuk saling curiga,” tegas H. Haerul Warisin di hadapan jajaran manajemen dan Dewan Pengawas.


Bupati menilai langkah manajemen saat ini sudah berada di jalur yang benar (on the track), terutama dalam hal optimalisasi aset. Salah satu contohnya adalah pengambilalihan pengelolaan kolam yang sebelumnya disewakan kepada pihak ketiga, kini dikelola secara mandiri oleh perusahaan karena terbukti memberikan profit yang lebih tinggi.


Selain pemanfaatan aset internal, Bupati juga memberikan lampu hijau terhadap rencana kerja sama strategis antara PD Agro Selaparang dengan perusahaan asal Surabaya melalui skema barter komoditas.


“Ini pola bisnis yang bagus. Kita kirim bahan baku (jagung), lalu membawa pulang barang jadi yang memang dibutuhkan masyarakat (bibit ayam, pakan ternak, ikan, hingga obat-obatan),” tambah Bupati.


Tak hanya itu, melihat tingginya potensi pasar lokal, Haerul Warisin mendorong perusahaan untuk memperluas kapasitas produksi Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) yang pasokannya saat ini belum memenuhi total permintaan pasar di Lombok Timur.


Ia juga mendukung penuh ekspansi ke sektor produksi es batu kristal untuk menyasar industri kuliner yang tengah menjamur, serta menjajaki bisnis cangkang kemiri secara hati-hati. Untuk mendukung rencana tersebut, Pemerintah Daerah menyatakan kesiapannya untuk menggelontorkan tambahan fasilitas penunjang usaha.


Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PD Agro Selaparang, Sabar, mengakui bahwa sepanjang tahun buku 2025 pihaknya dihadapkan pada dinamika ekonomi yang cukup kompleks. Namun, perusahaan berhasil keluar dari tekanan dan tetap mengoperasikan lini bisnisnya secara optimal, mulai dari distribusi pupuk subsidi, pabrik es balok, garam beryodium, AMDK, beras kemasan, hingga budidaya perikanan.


Upaya kerja keras tersebut tercermin langsung dalam laporan keuangan perusahaan. Sepanjang tahun 2025, PD Agro Selaparang sukses mencatat pendapatan kotor sebesar Rp2,903 miliar dengan beban operasional Rp2,639 miliar.


“Perusahaan berhasil membukukan laba bersih setelah pajak sebesar Rp214,4 juta atau meningkat 34,58 persen dibanding tahun 2024. Dari hasil tersebut, kami juga telah menyetorkan dividen kepada pemerintah daerah sebesar Rp117,9 juta,” papar Sabar.


Per 31 Desember 2025, total aset yang dimiliki PD Agro Selaparang tercatat melonjak menjadi Rp14,26 miliar, atau naik sebesar Rp2,44 miliar dibandingkan tahun sebelumnya. Di sisi internal, manajemen juga berhasil menuntaskan beban masa lalu, termasuk penyelesaian tunggakan pajak periode 2019–2021 senilai Rp600 juta dan tunggakan BPJS Ketenagakerjaan sebesar Rp108,8 juta.


“Beberapa capaian yang patut disyukuri antara lain meningkatnya volume produksi dan penjualan, penguatan sistem administrasi dan pelaporan, serta kontribusi perusahaan terhadap PAD dan perekonomian masyarakat,” lanjut Sabar.


Apresiasi terhadap performa jajaran direksi juga datang dari pihak internal pengawas. Ketua Dewan Pengawas PD Agro Selaparang, Wimuhcianto, menyebutkan bahwa pihaknya terus melakukan pengawalan ketat melalui evaluasi berkala terhadap program kerja dan realisasi keuangan.


“Direksi telah berupaya menjalankan pengelolaan perusahaan secara optimal di tengah berbagai tantangan usaha yang cukup kompleks,” kata Wimuhcianto.


Meski memberikan rapor hijau, Dewan Pengawas tetap menyertakan sejumlah rekomendasi strategis demi masa depan perusahaan yang lebih sehat. Wimuhcianto menekankan pentingnya efisiensi operasional yang berkelanjutan, penguatan manajemen risiko, peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), serta pengembangan unit bisnis yang memiliki daya saing tinggi di pasar terbuka.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Optimalkan PAD dan Kembangkan Bisnis, Bupati Lombok Timur Minta PD Agro Selaparang Genjot Transparansi

Trending Now