Pemprov NTB Perkuat Mutu Pendidikan, Insentif Guru PPPK Disiapkan

Ariyati Astini
Sabtu, Mei 02, 2026 | 11.59 WIB Last Updated 2026-05-02T03:59:42Z

 

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Saat Menghadiri Upacara Hardiknas di Kantor Dinas Pendidikan NTB



MANDALIKAPOST.com — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menekankan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026. Fokus tersebut meliputi pemerataan akses belajar, peningkatan kompetensi, serta kesejahteraan guru.

Sebagai bentuk perhatian kepada guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu (PPPK-PW), Pemprov NTB menyiapkan tambahan penghasilan minimal Rp500 ribu bagi 1.759 guru, yang mulai diberikan pada September 2026.

Gubernur NTB, Dr. H. L. Muhamad Iqbal, mengatakan kebijakan tersebut merupakan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan guru, meski di tengah keterbatasan fiskal.

“Khusus untuk guru PPPK paruh waktu yang penghasilannya bergantung pada jam mengajar, kami berupaya memberikan kesejahteraan yang lebih baik,” ujar Iqbal saat memimpin upacara Hardiknas di Lapangan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) NTB di Mataram, Sabtu (2/5).

Menurutnya, kebijakan tersebut sejalan dengan komitmen daerah dalam memajukan sektor pendidikan. Ia menegaskan bahwa Dinas Dikpora sebagai pengampu utama pendidikan harus fokus pada pembangunan manusia, bukan sekadar pembangunan fisik.

Iqbal juga menekankan pentingnya memastikan seluruh anak mendapatkan akses pendidikan. Hal itu mencakup upaya menekan angka putus sekolah, meningkatkan kualitas bahan ajar, serta memperkuat kompetensi guru.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur menyampaikan lima kebijakan strategis nasional di bidang pendidikan dasar dan menengah. Kebijakan tersebut meliputi revitalisasi dan digitalisasi satuan pendidikan, peningkatan kualifikasi dan kesejahteraan guru, penguatan pendidikan karakter, peningkatan kualitas pembelajaran melalui literasi dan numerasi berbasis STEM, serta penyediaan layanan pendidikan yang inklusif dan fleksibel.

Selain itu, Pemprov NTB juga mendorong integrasi empat ekosistem pendidikan, yakni sekolah, keluarga, masyarakat, dan media, dalam mendukung terwujudnya pendidikan yang bermutu.

Pada upacara tersebut, Gubernur turut menyerahkan penghargaan Satya Lencana Karyasatya kepada tiga tenaga pendidik, yakni Siti Nurhani dari SMA Negeri 5 Mataram, Kamtono dari SLB Negeri 1 Mataram, dan Ahmad Quroni dari SMK Negeri 1 Mataram.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Pemprov NTB Perkuat Mutu Pendidikan, Insentif Guru PPPK Disiapkan

Trending Now