![]() |
| SK tersebut diserahkan oleh staf khusus menteri Agama RI Gugun Gumilar di Mataram pada Minggu 10 Mei 2026. |
MANDALIKAPOST.com - Universitas Nahdlatul Wathan (UNW) Mataram resmi membuka program Pascasarjana dengan dua program studi baru, yakni Magister Hukum Keluarga Islam (HKI) dan Magister Pendidikan Agama Islam (PAI). Pembukaan program tersebut ditandai dengan terbitnya Surat Keputusan (SK) resmi untuk penyelenggaraan kedua program studi tersebut.
SK tersebut diserahkan oleh staf khusus menteri Agama RI Gugun Gumilar di Mataram pada Minggu 10 Mei 2026.
Rektor UNW Mataram, H. Lalu Gede Syamsul Mujahidin, menyampaikan rasa syukur atas terbitnya izin operasional Pascasarjana tersebut. Menurutnya, kehadiran program S2 menjadi langkah strategis dalam pengembangan kualitas pendidikan tinggi di NTB.
“Alhamdulillah hari ini SK Pascasarjana untuk Program Studi S2 HKI dan PAI sudah keluar. Kami sangat bersyukur,” ujar Rektor UNW Mataram Senin 11 Mei 2026 di Mataram.
Ia mengatakan, pembukaan program Pascasarjana tersebut menjadi bagian dari komitmen UNW Mataram untuk terus berkembang dan memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi masyarakat.
“Ini menjadi langkah awal kita untuk terus mengembangkan kampus. Kami berkomitmen memberikan pelayanan yang baik untuk masyarakat dan berharap dengan adanya program S2 ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang pendidikan dan hukum Islam,” lanjutnya.
Menurutnya, keberadaan Program Studi S2 HKI dan S2 PAI diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan lanjutan berbasis keislaman yang berkualitas di NTB.
Sementara itu, Staf Khusus Menteri Agama RI, Gugun Gumilar, menegaskan bahwa pemerintah melalui Kementerian Agama terus mendorong kemajuan pendidikan Islam, khususnya di wilayah NTB.
“Hari ini kami menyerahkan program studi kepada Kopertais NTB sebagai langkah nyata untuk memajukan program studi S2 dan S3 Pendidikan Islam di seluruh kampus NTB di bawah Kementerian Agama RI,” kata Gugun saat memberikan SK di Mataram.
Ia menambahkan, Kementerian Agama RI ingin menghadirkan sistem birokrasi yang lebih sederhana dan efektif dalam pengembangan perguruan tinggi keagamaan Islam.
“Kami ingin memangkas birokrasi yang berbelit-belit selama ini, menghadirkan perubahan yang dirasakan umat,” tegasnya.
Gugun berharap, hadirnya program Pascasarjana di UNW Mataram dapat menjadi awal lahirnya generasi muda NTB yang unggul dan berdaya saing.
“Semoga langkah ini menjadi awal dari lahirnya generasi muda NTB yang unggul, berilmu, dan membawa kebermanfaatan bagi banyak orang,” pungkasnya.
Dengan dibukanya Program Studi S2 Hukum Keluarga Islam dan S2 Pendidikan Agama Islam, UNW Mataram kini semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi yang fokus dalam pengembangan pendidikan Islam dan peningkatan kualitas SDM di NTB.

