![]() |
| Humaria: Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya (tengah) didampingi Ketua DPRD Lombok Timur dan ketua panitia festival 1 Muharam. (Foto: Rosyidin/MP). |
Pembukaan festival tahunan ini ditandai dengan pemukulan beduk oleh Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, yang didampingi langsung oleh Ketua DPRD Lombok Timur, Muhammad Yusri.
Acara yang berlangsung meriah ini mengusung tema besar "Menebar Semangat Hijrah, Mewujudkan Lombok Timur Smart". Selain menjadi syiar Islam menyambut tahun baru hijriah, festival ini diproyeksikan menjadi motor penggerak roda ekonomi kreatif dan pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Bumi Patuh Karya.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, menekankan bahwa pergantian tahun hijriah yang jatuh pada petang kemarin bukan sekadar perpindahan angka di kalender. Momentum ini harus dimaknai sebagai refleksi untuk melakukan lompatan besar ke arah yang lebih baik.
Edwin mencontohkan konkretnya semangat hijrah tersebut melalui pencapaian luar biasa kafilah Lombok Timur yang baru saja sukses menyabet peringkat kedua dalam ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat di Lombok Tengah.
"Capaian ini tidak didapat dalam satu, dua, atau tiga malam. Pemerintah daerah sudah mencanangkannya sejak setahun lalu. Dari urutan ketujuh di MTQ sebelumnya, kini kita melompat ke posisi kedua. Ini adalah saham akhirat sekaligus bukti kerja keras, kerja ikhlas, dan kerja sabar kita semua," ujar Edwin yang langsung disambut tepuk tangan gemuruh para hadirin.
Ia juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pengurus LPTQ, para camat, hingga kepala desa yang telah konsisten melakukan pembinaan dari tingkat akar rumput.
Mengamini acara festival tersebut, Wakil Bupati Edwin Hadiwijaya meminta agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memberikan ruang lebih luas bagi masyarakat dan pelaku usaha.
"Saya melihat antusiasme UMKM yang tidak tertampung sangat tinggi. Sesuai pesan Bapak Bupati, jangan sampai mengecewakan masyarakat. Mari OPD kita mengalah, berikan ruang dan tempat strategis itu untuk UMKM kita agar geliat ekonomi kreatif ini semakin nyata," tegas Wabup.
Festival 1 Muharram 1448 H kali ini juga menorehkan catatan positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Ketua Panitia Pelaksana, Husnul Basri, S.T., M.M.A., melaporkan bahwa rangkaian acara telah dimulai sejak kemarin dengan pawai ta'aruf yang diikuti oleh sekitar 7.000 peserta, melambangkan angka tahun baru hijriah.
Tak hanya itu, antusiasme pelaku usaha lokal untuk terlibat dalam festival ini sangat luar biasa. Dari 37 stan yang awalnya disediakan oleh panitia, tercatat ada 150 UMKM yang mendaftar, sehingga sebagian besar dari mereka rela membangun stan secara swadaya.
"Ini adalah kerja-kerja yang menghasilkan perputaran ekonomi di Kabupaten Lombok Timur. Kehadiran ratusan UMKM ini diharapkan mampu memacu perekonomian daerah menjadi jauh lebih baik," ungkap Husnul Basri dalam laporannya.
Festival yang direncanakan berlangsung hingga malam Minggu mendatang ini menyajikan konsep yang ramah keluarga dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Sejumlah OPD pelayanan publik dihadirkan langsung di lokasi acara, mulai dari pelayanan perizinan gratis bagi UMKM oleh Dinas PMPTSP, pojok baca oleh Dinas Arpusda, pemeriksaan kesehatan gratis dari Dinas Kesehatan, hingga pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA) oleh Dukcapil.
Kemeriahan festival juga akan diisi dengan berbagai pertunjukan seni budaya bernuansa Islami dan lokal, seperti hadroh, cilokaq, hingga pementasan wayang kulit oleh Mamiq Wildan dari Songak.
"Panggung festival ini pun menjadi ruang kreasi bagi generasi muda, di mana sejumlah band lokal dari MAN 1 Selong, SMAN 1 Selong, dan sekolah lainnya telah mengantre untuk tampil. Puncaknya, festival akan ditutup pada 21 Juni mendatang dengan penampilan artis nasional yakni grup Band Gigi," pungkasnya.
Melalui sinergi kegiatan keagamaan, pelayanan publik, dan festival seni ini, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur optimistis dapat terus menumbuhkan sentral-sentral ekonomi baru di berbagai wilayah kecamatan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat menuju Lombok Timur yang Smart.

