Tim dari Markas Besar (Mabes) Polri yang dipimpin jajaran Bareskrim Polri dan Dir Tipideksus Bareskrim Polri, didampingi Kapolda NTB serta Kapolres Lombok Timur, melakukan peninjauan langsung ke lokasi persiapan panen raya dan rencana pembangunan gudang penyimpanan bawang putih di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur.
Peninjauan lapangan ini meliputi tiga lokasi strategis, yaitu area lahan penanaman dan panen, lokasi lantai jemur hasil panen, hingga penentuan titik rencana pembangunan gudang penyimpanan yang nantinya akan dikelola melalui kolaborasi antara Polri, Pemprov NTB, dan Pemkab Lombok Timur.
Kecamatan Sembalun dinilai memiliki potensi agraris yang sangat luar biasa dan diproyeksikan menjadi percontohan nasional dalam pembibitan serta produksi bawang putih unggul.
Kapolres Lombok Timur, AKBP Ariakta Gagah Nugraha, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kehadiran jajaran Bareskrim Polri dan Kapolda NTB merupakan bentuk sinergitas dan semangat Polri dalam mengawal program strategis pemerintah.
"Kami dari Polri, khususnya jajaran Bareskrim, Bareskrim Dittipidter, bersama Bapak Kapolda NTB meninjau langsung lokasi rencana panen raya bawang putih. Wilayah Kecamatan Sembalun ini merupakan tempat yang sangat bagus dan diproyeksikan menjadi percontohan bagi seluruh Indonesia, karena bibit bawang putih yang dihasilkan di sini terhitung sebagai bibit unggul," ujar AKBP Ariakta Gagah Nugraha saat ditemui di Sembalun, Minggu (2/8).
Lebih lanjut, AKBP Ariakta menjelaskan bahwa peninjauan ini difokuskan pada tiga titik utama untuk memastikan seluruh sarana pendukung siap sebelum agenda puncak dilaksanakan.
"Hari ini ada tiga titik lokasi peninjauan yang kami cek secara langsung. Pertama adalah lokasi penanaman dan area panen raya, kedua sarana lantai jemur untuk pengeringan hasil panen, serta yang ketiga adalah rencana pembangunan gudang penyimpanan bawang putih. Pembangunan gudang ini nantinya akan bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Provinsi NTB dan Pemda Lombok Timur agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat setempat," tegasnya.
Terkait jadwal pelaksanaan agenda puncak yang rencananya dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia dan Kapolri, AKBP Ariakta menyebutkan bahwa penyesuaian agenda masih terus dikordinasikan.
"Informasi awal rencananya dilaksanakan di awal Agustus. Namun, mengingat padatnya rangkaian agenda nasional menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia, kemungkinan agenda puncak dapat menyesuaikan setelah tanggal 17 Agustus. Kepastian jadwal resmi akan kami sampaikan lebih lanjut," pungkas Kapolres.
Melalui pengembangan kawasan Sembalun ini, Polri berharap ketersediaan stok pangan khususnya komoditas bawang putih unggul dapat terjaga secara berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan para petani di Nusa Tenggara Barat.

