Waspada Penipuan! Kementan Tegaskan Lowongan Petugas Sensus Pertanian 2026 Adalah Hoaks

Rosyidin S
Kamis, Juni 18, 2026 | 09.02 WIB Last Updated 2026-06-18T01:03:24Z
Hoax: Salah satu lembar pamflet foto Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman dan mencatut nama lembaga yang beredar tengah masyarakat. (Foto: Istimewa/MP).

JAKARTA, MANDALIKAPOST.com – Kementerian Pertanian (Kementan) meminta masyarakat untuk menyaring ketat informasi lowongan kerja yang beredar di media sosial. Hal ini menyusul maraknya sebaran informasi palsu terkait rekrutmen Petugas Sensus Pertanian 2026 yang mencatut nama lembaga dan foto Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman.


Informasi hoaks tersebut menyasar lulusan SMA/sederajat dengan iming-iming gaji menggiurkan berkisar antara Rp5 juta hingga Rp8 juta per bulan. Pelamar kemudian diarahkan untuk mengisi data diri melalui tautan pendaftaran tertentu yang tidak jelas sumbernya.


Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementan, Moch. Arief Cahyono, memastikan bahwa pengumuman tersebut murni merupakan modus penipuan dan bukan bagian dari program kementerian.


“Informasi mengenai rekrutmen Petugas Sensus Pertanian 2026 yang beredar tersebut dipastikan tidak benar atau hoaks. Kementerian Pertanian tidak pernah menerbitkan pengumuman tersebut dan tidak pernah bekerja sama dengan pihak mana pun untuk melakukan rekrutmen melalui tautan yang beredar,” tegas Arief di Jakarta, Rabu (17/6/2026).


Arief juga mengingatkan bahwa kegiatan sensus berskala nasional memiliki regulasi tersendiri dan berada di bawah kewenangan instansi yang berwenang, bukan dilakukan secara acak melalui aplikasi percakapan.


Oleh karena itu, ia meminta masyarakat untuk tidak sembarangan memberikan informasi sensitif agar terhindar dari potensi kejahatan siber seperti phishing atau pencurian data pribadi.


“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mengklik tautan tersebut, tidak memberikan data pribadi, serta tidak menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Seluruh informasi resmi Kementerian Pertanian hanya disampaikan melalui website dan akun media sosial resmi Kementerian Pertanian,” lanjutnya.


Hingga saat ini, beberapa lembaga pemeriksa fakta (fact-checker) independen juga telah mengonfirmasi bahwa narasi rekrutmen tersebut sepenuhnya palsu. Kementan mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan literasi digital dan melakukan cross-check langsung ke kanal resmi pemerintah sebelum membagikan informasi lowongan pekerjaan ke orang lain.


“Kami meminta masyarakat selalu melakukan pengecekan informasi melalui kanal resmi Kementerian Pertanian sebelum mempercayai atau menyebarkan informasi yang mengatasnamakan Kementan. Jangan mudah tergiur oleh janji gaji besar atau proses rekrutmen yang tidak jelas sumbernya,” tutup Arief.


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Waspada Penipuan! Kementan Tegaskan Lowongan Petugas Sensus Pertanian 2026 Adalah Hoaks

Trending Now