Bang Zul Buka Suara Soal Polemik Dana Lombok-Sumbawa Motocross, Minta Isu Tak Digiring Jadi Kegaduhan

MandalikaPost.com
Rabu, Juli 22, 2026 | 18.15 WIB Last Updated 2026-09-10T08:17:21Z

 

Dr. H. Zulkieflimansyah, mantan Gubernur NTB.


‎
‎MANDALIKAPOST.com – Mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Zulkieflimansyah atau yang akrab disapa Bang Zul, akhirnya buka suara terkait polemik penggunaan anggaran penyelenggaraan Lombok-Sumbawa Motocross Competition (LSMC) 2023 yang kini tengah diusut Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB.

 
‎
‎Melalui pernyataannya, Bang Zul menilai berbagai pemberitaan yang berkembang belakangan ini cenderung provokatif dan mengarah kepada dirinya saat masih menjabat sebagai Gubernur NTB. Menurutnya, banyak informasi yang beredar tidak utuh sehingga memunculkan persepsi yang keliru mengenai penyelenggaraan event motocross tersebut.
‎


‎Ia menegaskan, polemik yang terus digulirkan justru berpotensi merugikan daerah. Sebab, penyelenggara event internasional membutuhkan situasi yang kondusif sebelum memutuskan menggelar kegiatan di suatu wilayah.


‎
‎"Sampai saat ini penyelenggara event-event dunia masih sering menghubungi saya terkait kelanjutan MXGP karena mereka senang datang ke daerah kita," ujar Bang Zul sebagaimana dikutip dari pernyataannya.
‎


‎Bang Zul juga mengungkapkan bahwa saat menjabat sebagai gubernur, dirinya pernah melobi pemerintah pusat agar memberikan dukungan anggaran penyelenggaraan dua seri MXGP di NTB. Upaya tersebut, menurutnya, mendapat persetujuan berupa dukungan masing-masing Rp12 miliar untuk Lombok dan Rp12 miliar untuk Sumbawa.
‎


‎Ia turut menyinggung polemik pengadaan lahan di kawasan Samota yang selama ini dikaitkan dengan penyelenggaraan MXGP. Menurutnya, persoalan tersebut tidak berkaitan langsung dengan panitia penyelenggara event, namun terus digiring sehingga menimbulkan kegaduhan yang berdampak pada citra daerah.


‎
‎Sementara itu, Kejati NTB masih mendalami dugaan penyimpangan dalam penyelenggaraan LSMC 2023. Sejumlah mantan pejabat Pemerintah Provinsi NTB telah dimintai keterangan, termasuk mantan Penjabat Gubernur NTB Lalu Gita Ariadi yang menjelaskan bahwa anggaran Rp24 miliar berasal dari bantuan pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan digunakan untuk penyelenggaraan Lombok-Sumbawa Motocross Competition 2023.


‎
‎Kasus tersebut masih berada pada tahap penyidikan. Kejati NTB menyatakan proses pemeriksaan saksi terus dilakukan guna mengungkap dugaan tindak pidana korupsi dalam pelaksanaan event tersebut.


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Bang Zul Buka Suara Soal Polemik Dana Lombok-Sumbawa Motocross, Minta Isu Tak Digiring Jadi Kegaduhan

Trending Now