![]() |
| Lantik: Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin melantik Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Lombok Timur, (Foto/: Istimewa/MP). |
Pelantikan ini berdasarkan Surat Keputusan (SK) Nomor 800.1.3.3/311/KPSDM/2026. Tasywiruddin yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) kini dipercaya memimpin sektor kelautan dan perikanan di wilayah tersebut.
Dalam sambutannya, Bupati Haerul Warisin menekankan pentingnya kinerja ekstra dari pejabat baru untuk mengentaskan kemiskinan di kalangan nelayan lokal. Ia meminta Kadis Perikanan yang baru untuk berani jemput bola mengawal dan menindaklanjuti janji fasilitas yang sempat disampaikan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan RI saat berkunjung ke Lombok Timur beberapa waktu lalu.
"Harapan saya Anda juga bekerja istimewa. Nelayan-nelayan kita masih banyak yang miskin. Nelayan-nelayan kita masih banyak membutuhkan bantuan. Janji yang disampaikan oleh Pak Menteri itu harus Anda jemput," tegas Bupati Haerul.
Instruksi untuk aktif berkoordinasi tidak hanya ditujukan kepada Kadis Kelautan dan Perikanan yang baru, tetapi juga kepada seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Lombok Timur. Bupati mendorong segenap jajaran untuk aktif menjemput program dan anggaran dari pemerintah pusat demi percepatan pembangunan daerah.
Selain itu, Bupati menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak boleh diklaim secara sepihak oleh individu maupun instansi tertentu, melainkan hasil kerja keras bersama.
"Kita ingin mengubah Lombok Timur ini ke arah yang lebih baik secara bersama-sama. Tidak boleh ada yang mengatakan 'ini hasil saya, hasil ini, hasil itu'. Tidak boleh,"* ujatnya mengingatkan.
Didampingi Wakil Bupati H. Moh Edwin Hadiwijaya dan Sekda H. Muhammad Juaini Taofik, Bupati Haerul juga mengajak jajarannya melahirkan inovasi serta bersikap terbuka terhadap masukan publik. Menurutnya, kritik harus dipandang sebagai sarana evaluasi positif untuk membenahi kekurangan.
"Jangan takut dikritik oleh siapa pun. Kritik itu artinya apa? Mereka membangun kita, mereka mengingatkan kita. Dari kritik ini kita evaluasi apa yang jadi bahan kritikan mereka. Tinggal kita perbaiki kalau salah, tinggal kita luruskan kalau dia bengkok, kita isi kalau memang dia kosong," jelas Bupati.
Menutup arahannya di hadapan para pejabat OPD yang hadir, Bupati mengingatkan seluruh pimpinan dinas agar selalu berhati-hati dalam menerbitkan kebijakan. Ia menggarisbawahi pentingnya koordinasi yang kuat agar setiap keputusan dan langkah yang diambil tetap berada pada koridor aturan hukum yang berlaku.

