Resmikan Lima Bendungan, Presiden Prabowo Optimistis Tambah Produksi Beras hingga 1 Juta Ton

Ariyati Astini
Jumat, Juli 10, 2026 | 20.14 WIB Last Updated 2026-07-10T12:14:42Z

 

(
Presiden Prabowo Subianto meresmikan lima bendungan yang tersebar di sejumlah provinsi di Indonesia, Jumat (10/7/2026). Peresmian dipusatkan di Bendungan Meninting, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB).(ist)



MANDALIKAPOST.com– Presiden Prabowo Subianto meresmikan lima bendungan yang tersebar di sejumlah provinsi di Indonesia, Jumat (10/7/2026). Peresmian dipusatkan di Bendungan Meninting, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Selain Bendungan Meninting, Presiden juga meresmikan Bendungan Rukoh dan Bendungan Keureuto di Aceh, Bendungan Jlantah di Jawa Tengah, serta Bendungan Sidan di Bali.

"Bismillahirrahmanirrahim. Pada siang hari ini, Jumat 10 Juli 2026, dengan rahmat Tuhan Yang Maha Besar, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, dengan ini meresmikan Bendungan Meninting Provinsi Nusa Tenggara Barat, Bendungan Rukoh dan Keureuto Provinsi Aceh, Bendungan Jlantah Provinsi Jawa Tengah, serta Bendungan Sidan Provinsi Bali," ujar Presiden.

Prabowo mengatakan, lima bendungan tersebut merupakan infrastruktur strategis yang dibangun dengan total investasi sekitar Rp9,79 triliun. Dengan dukungan teknologi pertanian modern dan penggunaan benih unggul, ia optimistis keberadaan bendungan tersebut mampu meningkatkan produksi pangan nasional hingga 1 juta ton beras.

"Bayangkan, hari ini kita resmikan lima bendungan ini. Nanti dengan teknologi, dengan benih yang terbaik, bisa menghasilkan satu juta ton beras," katanya.

Menurut Presiden, bendungan memiliki peran penting dalam memperkuat ketahanan air sekaligus mendukung terwujudnya swasembada pangan. Ketersediaan air yang memadai bagi lahan pertanian, kata dia, menjadi syarat utama untuk meningkatkan produktivitas pertanian nasional.

Karena itu, Prabowo meminta seluruh pemerintah daerah dan instansi terkait menjaga serta mengelola bendungan secara profesional agar manfaatnya benar-benar dirasakan para petani.

"Saudara-saudara, saya titip kepada instansi yang terkait, jaga bendungan-bendungan ini dengan baik. Kelola dengan profesional, rawat dengan baik. Pastikan bahwa air yang dibutuhkan petani sampai ke petani," tegasnya.

Ia menekankan bahwa petani merupakan ujung tombak ketahanan pangan nasional. Menurutnya, setiap anggaran yang dikeluarkan negara untuk pembangunan infrastruktur sumber daya air harus memberikan manfaat nyata bagi peningkatan produksi pertanian dan kesejahteraan masyarakat.

"Para petani adalah produsen pangan. Tanpa pangan tidak ada negara. Setiap rupiah uang rakyat harus dimanfaatkan dan dinikmati oleh rakyat Indonesia. Saya yakin kita akan menjadi lumbung pangan dunia," pungkas Presiden.


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Resmikan Lima Bendungan, Presiden Prabowo Optimistis Tambah Produksi Beras hingga 1 Juta Ton

Trending Now