![]() |
| Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI (Purn.) Marciano Norman |
MANDALIKAPOST.com- Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI (Purn.) Marciano Norman, menyatakan akan mendukung apabila Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, memutuskan maju sebagai calon Ketua KONI NTB.
"Kalau Gubernur maju sebagai Ketua KONI, kita semua harus mendukung. Beliau adalah pejabat tertinggi di provinsi ini. Kalau pejabat provinsi tertinggi mencalonkan sebagai Ketua KONI, kita harus dukung penuh," kata Marciano, usai bertemu dengan Gubetnur NTB Di pendopo pada Jumat (7/8/2026).
Meski demikian, Marciano menegaskan hingga saat ini dirinya belum pernah membahas ataupun menerima komunikasi langsung dari Gubernur NTB terkait rencana pencalonan tersebut.
"Apakah Pak Gubernur sudah melobi terkait hal itu? Belum. Saya pernah berbicara dengan Pak Gubernur terkait hal tersebut? Belum," ujarnya.
Menurut Marciano, dari sisi Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) KONI, tidak ada larangan bagi kepala daerah untuk maju sebagai Ketua KONI.
Ia mencontohkan sejumlah daerah yang dipimpin kepala daerah juga aktif dalam organisasi olahraga.
Dalam kesempatan itu, Marciano juga meluruskan isu yang menyebut calon Ketua KONI harus memiliki saldo rekening sebesar Rp5 miliar. Ia menegaskan syarat tersebut tidak pernah diatur oleh KONI Pusat.
"Tidak ada syarat harus punya saldo Rp5 miliar. Saya menjadi Ketua KONI Pusat juga tidak pernah ada syarat seperti itu," tegasnya.
Marciano menjelaskan, apabila di daerah terdapat biaya pendaftaran bagi calon Ketua KONI, hal tersebut merupakan kewenangan tim penjaringan dan penyaringan di daerah, bukan ketentuan dari KONI Pusat.
"Kalau di NTT ada uang pendaftaran Rp200 juta, itu keputusan tim penyaringan. Saya tidak mau mengintervensi. Tetapi itu bukan syarat dari KONI Pusat," katanya.
Pernyataan tersebut sekaligus menepis berbagai spekulasi mengenai syarat finansial bagi calon Ketua KONI yang belakangan ramai diperbincangkan menjelang pelaksanaan Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI NTB.
Sementara itu Gubernur NTB Muhamad Iqbal menyatakan bahwa dirinya baru mendengar pernyataan dukungan tersebut dari Ketua KONI Pusatnya.
"Saya baru dengar dari beliau ( Ketua KONI pusat) red, jadi kita tunggu saja kita istikharah dulu, saya sih maunya fokus saja mengisi agenda-agendanya NTB yang besar"tandas Iqbal

