Konser Tersingkat di Dunia, Penggemar Erni Ayuningsih di Sembalun Menuai Kekecewaan Massal Para Penggemar

Rosyidin S
Minggu, September 20, 2026 | 23.43 WIB Last Updated 2026-09-20T15:43:27Z
Idola: Artis Sasak, Erni Ayuningsih bersama Jhon saat konser di kaki Gunung Rinjani, (Foto: Istimewa/MP).

MANDALIKAPOST.com — Ribuan penggemar penyanyi populer tanah Sasak, Erni Ayuningsih, menyuarakan kekecewaan mendalam usai gelaran konser di ajang Sembalun Mountain Marathon Festival 2026 berakhir jauh lebih cepat dari yang diperkirakan.


Konser yang berlangsung di lapangan umum Rest Area Sembalun pada Sabtu malam (19/9) tersebut tiba-tiba dihentikan padahal lagi asyik-asyiknya dan durasi penampilan sang idola belum genap satu jam.


Rasa kecewa memuncak lantaran banyak penonton yang baru tiba di lokasi justru mendapati acara sudah dibubarkan. Banyak warga dari berbagai pelosok desa di Kecamatan Sembalun telah menantikan momen ini jauh-jauh hari, bahkan rela menempuh perjalanan jauh dengan berjalan kaki demi menyaksikan penampilan pelantun lagu hits Sambel Colet tersebut.


Salah seorang penggemar yang enggan disebutkan namanya menuturkan kebingungannya saat tiba di lokasi yang sudah sepi.


"Baru saja saya sampai di lokasi kok sudah bubar? Saya penasaran dan bertanya ke orang-orang, ternyata konsernya sudah selesai tanpa alasan yang jelas," ujarnya dengan nada kecewa.


Ia juga menyentil durasi singkat penampilan Erni bersama Jon di atas panggung yang dinilainya sangat tidak sepadan dengan antusiasme penonton.


"Yang kita maksud termahal itu bukan bayarannya, tapi singkatnya waktu Erni bersama Jon tampil membawakan lagu-lagu hits seperti Sambel Colet dan yang lain. Saya pikir ini konser tersingkat di dunia," tegasnya.


Ia menumpahkan kekesalannya kepada pihak panitia penyelenggara yang dinilai kurang mempertimbangkan pengorbanan para warga lokal dan penggemar setia.


"Kami sangat kecewa, terutama kepada panitia penyelenggara. Mereka tidak mikir kali, kami penggemar berat Erni rela datang dari desa paling jauh di Sembalun. Bahkan warga rela jalan kaki saking inginnya menyaksikan idolanya," tuturnya.


Gelombang kekecewaan juga membanjiri jagat maya. Kolom komentar akun Facebook resmi milik Erni Ayu diserbu warganet yang menumpahkan unek-unek mereka lewat beragam reaksi.


"Konser termahal di dunia 🤣🤣," tulis akun Jack Santuy.


"Konser tersingkat dijuarai oleh Desa Sembalun hehehe... Ini kayaknya sehabis Isya sudah selesai, panitianya mengantuk," sindir akun Jamal Irdad.


Sementara itu, akun milik Raodiana Na menggambarkan situasi tersebut sebagai bentuk kekecewaan bersama warga lokal: "Patah hati massal warga Sembalun karena Mbak Erni Ayu."


Menanggapi gejolak tersebut, Erni Ayuningsih bersama Jhon menyampaikan permohonan maaf dan klarifikasi resmi melalui unggahan video berdurasi 58 detik di akun Facebook resminya.


"Kami minta maaf kepada warga Sembalun dan sekitarnya. Tadi malam mungkin ada dari warga dan fans yang datang tidak bisa menonton konser kami karena keterbatasan waktu, serta situasi dan kondisi yang tidak mengizinkan kita untuk melanjutkan lagi sampai jam yang sudah ditentukan," jelas Erni dan Jhon dalam video tersebut.


Erni dan Jhon mengaku pihaknya juga terkejut dengan penghentian acara yang mendadak tersebut.


"Sebenarnya kami juga ingin menghibur saudara-saudara kita di Sembalun sambil berjoget, bernyanyi, dan jingkrak-jingkrak. Tapi apa hendak dikata, kami juga terkejut tiba-tiba konser diakhiri padahal belum sampai satu jam kami tampil," tambahnya.


Hingga berita ini diturunkan, pihak panitia penyelenggara Sembalun Mountain Marathon Festival belum memberikan pernyataan resmi mengenai alasan dihentikannya penampilan Erni dan Jhon yang berdurasi kurang dari satu jam tersebut.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Konser Tersingkat di Dunia, Penggemar Erni Ayuningsih di Sembalun Menuai Kekecewaan Massal Para Penggemar

Trending Now