![]() |
| Penghargaan: Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur yang diwakili Camat Sembalun, Suherman S.STP., MM menyerahkan hadiah kepada para Finisher kategori 47K, (Foto: Rosyidin/MP). |
Ajang ini berhasil menyedot perhatian lebih dari 700 peserta dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara, sekaligus mendapat apresiasi penuh dari Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur.
Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, menyampaikan bahwa kesuksesan penyelenggaraan tahun kedua ini menjadi modal berharga untuk meningkatkan level kejuaraan di masa mendatang. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi berkala bersama panitia lokal demi penyempurnaan event.
"Alhamdulillah event kedua ini bisa berjalan lancar. Harapan kita, jika di tingkat provinsi ajang ini menjadi agenda nasional, maka kita di kabupaten mendorongnya hingga berkelas internasional. Evaluasi berkelanjutan terus dilakukan agar ada perbaikan ke depan," ujar Edwin saat menghadiri acara penutupan.
Edwin menambahkan, keberadaan event sport tourism ini memberikan dampak positif yang nyata bagi perekonomian lokal, khususnya sektor UMKM dan industri kreatif di kawasan Sembalun dan sekitarnya. Ke depan, durasi festival diusulkan untuk diperpanjang selama empat hari atau satu minggu agar interaksi ekonomi warga lokal makin optimal.
"Kita berharap keterlibatan UMKM bisa lebih banyak lagi. Jika memungkinkan, durasi festival diperpanjang lebih dari tiga hari agar masyarakat Sembalun yang jauh dari perkotaan dapat memanfaatkan momen ini sebagai ajang kolaborasi antara UMKM, pariwisata, dan industri kreatif," tuturnya.
Ia juga menyoroti keunikan konsep Sembalun Mountain Marathon Festival yang memiliki segmen pasar tersendiri dibanding ajang lari lainnya di Rinjani, sekaligus memicu lahirnya event-event olahraga serupa di wilayah Lombok Timur seperti Ekas dan Jeruk Manis.
Sementara itu, Gubernur NTB, H. Lalu Muhammad Iqbal, menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk mendukung penuh inisiatif lokal yang berdampak pada pemerataan pariwisata daerah. Ajang yang diinisiasi oleh pemuda lokal ini dinilai berhasil menghidupkan iklim pariwisata Sembalun di luar akhir pekan.
"Alhamdulillah, ini adalah salah satu upaya kita untuk menghidupkan Sembalun. Event-event yang tadinya tersebar kini kita konsolidasikan menjadi satu rangkaian. Ini adalah event yang diinisiasi oleh teman-teman Sembalun sendiri, dan setelah dua tahun berjalan, kita harapkan lisensi kekayaan intelektualnya (IP) lokal terdaftar secara mandiri," ungkap Lalu Muhammad Iqbal.
Gubernur juga menyampaikan rencana besar untuk memperluas jangkauan dan skala event olahraga di NTB pada tahun-tahun mendatang, tidak hanya di Pulau Lombok tetapi juga di Pulau Sumbawa.
"Insyaallah tahun depan kita buat lebih besar lagi. Pemerintah Provinsi NTB dan Pemda Lombok Timur akan selalu memberikan dukungan penuh. Kita ingin di setiap penjuru NTB ada event andalan, baik di Lombok maupun Sumbawa seperti kawasan Tambora dan Teluk Saleh, sehingga potensi pariwisata kita makin mendunia," pungkasnya.

