Upacara yang dimulai tepat pukul 08.00 WITA tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Lombok Timur, AKBP Ariakta Gagah Nugraha, S.I.K., M.H. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Pejabat Utama (PJU), para Kapolsek, perwira, personel dari berbagai satuan fungsi, PNS Polri, hingga jajaran Bhayangkari.
Dalam amanatnya, AKBP Ariakta Gagah Nugraha menegaskan bahwa wisuda purna bakti bukan sekadar seremoni formal, melainkan sebuah tradisi kehormatan tertinggi institusi kepada personel yang telah berhasil menuntaskan masa dinasnya dengan dedikasi dan integritas.
"Pengabdian yang telah diberikan merupakan bagian penting dari perjalanan dan sejarah organisasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," ujar AKBP Ariakta saat menyampaikan amanat upacara.
Atas nama pimpinan dan keluarga besar Polres Lombok Timur, Kapolres menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kompol Lalu Panca Warsa atas komitmen, loyalitas, profesionalisme, serta keteladanan yang ditunjukkan selama bertahun-tahun bertugas di tubuh Polri.
Apresiasi dan ucapan terima kasih juga dialamatkan kepada pihak keluarga yang senantiasa memberikan dukungan moral dari rumah sebagai energi utama hingga garis akhir pengabdian.
AKBP Ariakta menambahkan, berhentinya masa dinas aktif bukan berarti berhenti untuk berkontribusi bagi bangsa dan negara.
"Momen ini juga pengingat bagi personel yang masih aktif untuk terus meningkatkan kinerja, menjaga integritas, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Pengalaman, wawasan, dan kebijaksanaan yang dimiliki (purnawirawan) diharapkan tetap menjadi teladan dan mitra Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat," pungkasnya.
Puncak suasana khidmat dan haru terjadi pada pukul 08.40 WITA saat prosesi pelepasan berlangsung. Seluruh personel berdiri memberikan jajar penghormatan terakhir kepada Kompol Lalu Panca Warsa sebelum ia resmi melangkahkan kaki meninggalkan dinas aktif.
Melalui pelepasan ini, Polres Lombok Timur berharap nilai-nilai pengabdian, loyalitas, dan profesionalisme yang ditinggalkan para purnawirawan dapat terus diwarisi dan dihidupkan oleh setiap personel aktif dalam menjalankan tugas melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat.

