![]() |
| Riset: Keenam dosen IAIH Pancor yang mendapatkan dana hibah akademik dan pengembangan riset perguruan tinggi dari Kementerian Agama RI, (Foto: Istimewa/MP). |
Sebanyak enam dosen IAIH Pancor berhasil lolos sebagai penerima bantuan penelitian Kementerian Agama Republik Indonesia melalui program Literasi, Research, and Community Service (Litapdimas) Tahun 2026.
Capaian ini menempatkan IAIH Pancor sebagai satu-satunya Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) di Nusa Tenggara Barat (NTB) yang tercantum secara institusional dalam Surat Keputusan (SK) Kemenag RI sebagai penerima dana riset Litapdimas tahun ini, bersama dengan UIN Mataram sebagai perwakilan dari PTKN.
Enam akademisi IAIH Pancor yang meraih hibah penelitian tersebut adalah Hasaniah Zulfiani, Husnawati, Abdul Hayyi Akrom, Suadi, Idawati, dan Siti Rauhillah.
Wakil Rektor I IAIH Pancor, Abdul Hayyi Akrom, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas pencapaian para dosen tersebut. Menurutnya, kelulusan ini merupakan wujud nyata ikhtiar civitas akademika IAIH Pancor dalam menjaga kesetaraan dan kualitas riset perguruan tinggi swasta di tingkat nasional.
"Alhamdulillah wa syukrulillah, ini merupakan berkah besar bagi kampus tercinta. Capaian ini menjadi bagian dari ikhtiar keberlanjutan civitas akademika untuk terus menghidupkan dan memperkuat tradisi riset di lingkungan IAIH Pancor," ujar Abdul Hayyi Akrom saat memberikan keterangan, Sabtu (1/8).
Abdul Hayyi menambahkan, keberhasilan ini tidak terlepas dari arahan dan dorongan berkelanjutan dari Rektor IAIH Pancor, Dr. TGB. Muhammad Zainul Majdi, yang menekankan pentingnya penguatan iklim akademik secara optimal di tubuh kampus.
"Sesuai dengan arahan Bapak Rektor, Dr. TGB. Muhammad Zainul Majdi, kami di jajaran pimpinan terus diamanatkan untuk meningkatkan tradisi ilmiah semaksimal mungkin. Kami didorong untuk terus membangun kolaborasi lintas disiplin serta melakukan kajian-kajian komprehensif dalam berbagai perspektif ilmu pengetahuan," tegasnya.
Ke depan, manajemen IAIH Pancor menargetkan perluasan jejaring penelitian tidak hanya pada taraf nasional, tetapi juga merambah ranah internasional. Diharapkan prestasi ini menjadi pemantik semangat bagi dosen-dosen lain untuk terus berkontribusi dalam dunia literasi dan publikasi ilmiah.
"Harapan kami, pada tahun-tahun mendatang semakin banyak dosen IAIH Pancor yang berhasil mengakses dana riset dan kegiatan penelitian dari berbagai lembaga reputasi, baik nasional maupun internasional. Langkah ini penting guna mewujudkan IAIH Pancor sebagai institusi yang unggul dan terkemuka dalam bidang riset serta kajian keilmuan di masa mendatang," pungkasnya.

