Waspada Bahaya Abu Kebakaran, Klinik Nusa Medika Berikan Pengobatan Gratis dan Terapi Sendi untuk Warga Desa Adat Sade

Rosyidin S
Kamis, Agustus 27, 2026 | 19.10 WIB Last Updated 2026-08-27T11:10:50Z
Pengobatan: Tim medis dari Klinik Nusa Medika gelar bakti sosial pengobatan gratis bagi warga Desa Adat Sade yang terdampak kebakaran, (Foto: Istimewa/MP).

MANDALIKAPOST.com — Bau sangit sisa kebakaran masih tipis tercium di udara Desa Adat Sade saat tim dokter dari Klinik Nusa Medika tiba di lokasi bencana pada Rabu (26/8) kemarin.


Di balik puing-puing bangunan yang terdampak, para warga—terutama kelompok lanjut usia (lansia)—mulai merasakan dampak kesehatan yang nyata akibat musibah yang melanda jantung kebudayaan Lombok tersebut.


​Kedatangan tim medis ini merupakan langkah tanggap darurat untuk memulihkan kondisi fisik warga setempat. Sebagai fasilitas kesehatan yang berspesialisasi di kawasan pariwisata internasional, Klinik Nusa Medika memandang aksi ini sebagai bentuk tanggung jawab moral agar denyut budaya dan aktivitas pariwisata di Sade dapat segera pulih.


​Dokter Klinik Nusa Medika, dr. Jhon Trafolta Silitonga, menegaskan pentingnya respons cepat dalam menangani para korban pascabencana.


​"Dalam situasi darurat, pertolongan medis harus hadir secepat angin. Kami datang ke Desa Adat Sade bukan sekadar membawa obat, tetapi membawa kepedulian agar warga bisa segera bangkit," ujar dr. Jhon di lokasi bakti sosial.


​Pemeriksaan medis di lapangan menunjukkan adanya ancaman kesehatan yang tak kasat mata dari material bangunan adat yang hangus. Sisa abu dan asap meninggalkan partikel mikro berbahaya (particulate matter) yang berisiko tinggi memicu masalah saluran pernapasan, khususnya bagi para tetua desa. Selain itu, faktor kelelahan fisik saat mengevakuasi barang serta suhu dingin di pengungsian sementara memperburuk kondisi kesehatan warga.


​"Dari hasil pemeriksaan, komplikasi yang paling menonjol adalah gangguan persendian pada lansia dan potensi asma akibat menghirup particulate matter sisa kebakaran," ungkap dr. Jhon menjelaskan temuan medisnya.


​Merespons kondisi tersebut, tim medis tidak hanya memberikan pelayanan pengobatan gratis dan konsultasi kesehatan langsung, tetapi juga membagikan masker medis standar, obat penstabil pernapasan, serta terapi perawatan sendi secara menyeluruh.


​Perwakilan Manajemen Klinik Nusa Medika, Erwin Hidayat, menyampaikan bahwa aksi sosial ini adalah komitmen nyata institusinya dalam mendukung ekosistem pariwisata di Nusa Tenggara Barat (NTB).


​"Manajemen Klinik Pariwisata Internasional Nusa Medika hadir karena panggilan kemanusiaan dan pariwisata. Di mana ada bencana di destinasi wisata Lombok dan NTB, dipastikan kami akan hadir," tegas Erwin.


​Erwin menambahkan bahwa pelayanan yang diberikan kepada warga Desa Sade menerapkan standar tinggi demi memastikan pemulihan yang optimal.


​"Kami ingin memastikan apa yang dirasakan masyarakat korban kebakaran di destinasi wisata Sade ini segera tertangani dengan standar pelayanan internasional yang kami miliki," pungkasnya.


​Meski sebagian rumah adat dan kain tenun khas Sade rusak terpapar api, semangat warga untuk bangkit tetap tinggi. Pemulihan kesehatan masyarakat ini diharapkan menjadi fondasi utama untuk membangun kembali Desa Adat Sade sebagai salah satu benteng tradisi dan ikon kebanggaan pariwisata Lombok.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Waspada Bahaya Abu Kebakaran, Klinik Nusa Medika Berikan Pengobatan Gratis dan Terapi Sendi untuk Warga Desa Adat Sade

Trending Now