Rampungkan Kepengurusan DPD se-NTB, Budi Santoso Minta Kader PAN Kawal Program Prabowo

Ariyati Astini
Rabu, November 04, 2026 | 22.58 WIB Last Updated 2026-11-04T14:58:06Z

Ketua DPW PAN NTB, Budi Santoso

 

MANDALIKAPOST.com— Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai memperkuat konsolidasi organisasi dengan merampungkan kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) di seluruh kabupaten/kota.


Ketua DPW PAN NTB, Budi Santoso, mengumpulkan jajaran pengurus DPD dan DPW PAN se-NTB dalam agenda silaturahmi dan koordinasi strategis di Mataram. Konsolidasi tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat soliditas partai sekaligus mempersiapkan agenda politik ke depan.


Budi mengatakan, salah satu fokus utama kepengurusannya saat ini adalah menyelesaikan pembentukan struktur organisasi di tingkat daerah, termasuk melakukan pergantian kepengurusan yang diperlukan.

"Malam ini kita koordinasi dengan seluruh pengurus DPD dan DPW PAN se-NTB. Organisasi yang belum terbentuk atau ada pergantian pengurus, kita selesaikan secepatnya," ujar Budi.


Selain konsolidasi organisasi, PAN NTB juga mulai mempersiapkan kader untuk menghadapi kontestasi politik mendatang. Budi meminta seluruh jajaran partai memulai proses penjaringan dan persiapan calon legislatif sejak dini.


Menurutnya, persiapan politik tidak boleh dilakukan secara mendadak, melainkan harus dirancang jauh-jauh hari melalui penguatan kaderisasi dan kerja-kerja organisasi.


"Persiapan pencalonan harus dimulai dari awal. Jangan mendadak kurang setahun. Kita harus jauh-jauh hari mempersiapkan diri bersama kepemimpinan baru ini untuk meraih suara yang jauh lebih besar," tegasnya.


Kader PAN Diminta Aktif Bantu Masyarakat

Di luar persiapan politik, Budi juga menekankan pentingnya peran kader PAN dalam mendukung program pemerintah dan menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat.

Melalui gerakan PAN Bantuan, seluruh pengurus di daerah diminta aktif menjalankan kegiatan sosial yang menyentuh kebutuhan masyarakat, khususnya kalangan bawah.

Sebagai bagian dari koalisi pemerintahan, PAN juga berkomitmen mengawal pelaksanaan program Presiden Prabowo Subianto, termasuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

"PAN adalah bagian dari pemerintah. Kami instruksikan seluruh kader untuk mengawal program Bapak Presiden dengan baik, termasuk KDKMP dan program-program yang langsung membantu rakyat," jelasnya.

Dorong UMKM NTB Tembus Pasar Ekspor

Budi yang juga menjabat di Kementerian Perdagangan turut mendorong penguatan ekonomi masyarakat NTB melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Salah satu upaya yang didorong adalah memperluas akses pasar bagi produk lokal melalui program UMKM Bisa Ekspor. Dengan program tersebut, diharapkan semakin banyak pelaku UMKM asal NTB yang mampu menembus pasar internasional.

Selain itu, PAN berencana menggandeng sejumlah perguruan tinggi, termasuk jaringan kampus Muhammadiyah, untuk mengembangkan program Kampus Entrepreneur.

Program tersebut diarahkan untuk membekali mahasiswa dengan kemampuan berwirausaha dan menyiapkan mereka menjadi eksportir muda sejak masih menempuh pendidikan di bangku kuliah.

"Kita ajari dari hulu ke hilir, mulai dari pelatihan sampai mendapatkan buyer. Di Trade Expo kemarin, stan Kampus Preneur berhasil mencetak transaksi hingga 24,5 juta USD. Kita ingin anak-anak di NTB punya jiwa entrepreneur sejak kuliah sehingga begitu lulus bisa membuka lapangan kerja sendiri," pungkasnya.

Terkait target politik PAN di NTB pada kontestasi mendatang, Budi menyatakan optimistis partainya mampu meningkatkan perolehan suara.

"Target kita meraih suara sebesar-besarnya. Mohon doanya," tutup Budi.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Rampungkan Kepengurusan DPD se-NTB, Budi Santoso Minta Kader PAN Kawal Program Prabowo

Trending Now