PAS Pastikan Produk UMKM Ditampung Hotel dan Restoran di Lombok Tengah

MandalikaPost.com
Senin, Oktober 26, 2020 | 19.01 WIB Last Updated 2020-10-26T15:08:16Z
Calon Bupati Lombok Tengah Ir Hj Lale Prayatni saat mengunjungi sebuah gerai kain tenun di Lombok Tengah. 

LOMBOK TENGAH - Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Lombok Tengah, Ir Hj Lale Prayatni - H Sumum (PAS) mewajibkan hotel dan restoran menampung produk UMKM lokal di NTB, khususnya Lombok Tengah.


Pasangan yang memiliki jargon Menah Tandur ini akan merealisasikan janji tersebut jika terpilih nantinya.


“Jika diberikan kepercayaan memimpin Lombok Tengah, pasangan Menah Tandur ini akan memastikan geliat pengembangan pariwisata berpihak pada masyarakat,” kata Lale saat menggelar silaturahmi dengan warga Desa Muncan, Minggu malam, 25 Oktober 2020.




Lale Prayatni mengatakan, salah satunya dengan membuat regulasi berupa Peraturan Daerah yang mengharuskan para pengusaha hotel dan restoran membeli produk masyarakat lokal.


“Kalau kami diberikan amanat memimpin, usaha masyarakat harus maju,” tuturnya


Melalui regulasi tersebut, lanjutnya kebutuhan hotel, restoran dan perusahaan lain di sektor pariwisata harus dibeli dari produk masyarakat lokal.


“Misalnya furniture dan souvenir,  sebisa mungkin dari  pengerajin lokal. Begitu juga daging, telur dan sayur mayur, harus berasal Lombok Tengah,” terangnya


Selain memajukan usaha masyarakat, ini juga bertujuan mengintegrasikan masing-masing sektor unggulan di Lombok Tengah.


“Dengan harapan seluruh sektor harus mampu menguatkan pariwisata, begitu juga sebaliknya. Kualitas produk masyarakat yang bisa masuk di hotel dan restaurant, tentunya harus benar-benar terjamin.


Menurutnya, dalam hal ini dinas atau instansi terkait harus mampu membantu masyarakat menghasilkan produk yang sesuai standar, misalnya  melalui pelatihan dan lainnya. Kualitas produk masyarakat lokal sebenarnya tidak kalah dengan produk import


“Hanya saja, masyarakat kita masih kalah dalam hal kemasan, promosi maupun pemasaran,” katanya


Ditambah komitmen dan keberpihakan pemerintah daerah terhadap produk masyarakat, dianggap masih sangat minim. Akibatnya, barang-barang yang masuk ke hotel dan restaurant di Lombok Tengah, masih didominasi barang impor dari daerah lain.


Bahkan telur untuk kebutuhan konsumsi di beberapa  hotel, masih diimpor dari Bali. Padahal jumlah peternak ayam di Lombok Tengah sangat banyak. Hal ini disebabkan  kurangnya akses para pengusaha lokal menembus pasar di sektor pariwisata itu sendiri.


“Pemerintah seharusnya hadir membuka jalan bagi masyarakatnya,” imbuhnya


Dengan kewenangan yang dimilikinya nanti, pihaknya akan memastikan masyarakat Lombok Tengah menjadi tuan rumah di daerahnya sendiri.


“Lombok Tengah kaya, jadi masyarakatnya harus sejahtera,” janji Lale.


Sementara itu, tokoh masyarakat Muncan, Lalu Supriadi, meyakini pasangan PAS mampu menjalankan program yang tertuang dalam visi misi Lombok Tengah Menah Tandur.


Dengan jabatan dan pengalamannya di birokrasi selama ini, Prayatni-Sumum dipercaya memahami dan mampu menghadirkan solusi terhadap berbagai  persoalan masyarakat.


"Untuk Lombok Tengah yang Menah Tandur, tanggal 9 Desember nanti kita PAStikan pilihan kita pada nomor 1,” serunya.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • PAS Pastikan Produk UMKM Ditampung Hotel dan Restoran di Lombok Tengah

Trending Now