Pelanggan Harus Teliti, Ada Dugaan Kecurangan di SPBU

MandalikaPost.com
Minggu, September 05, 2021 | 21.53 WIB Last Updated 2021-09-05T13:53:37Z

Pelayanan SPBU./Ilustrasi.


MANDALIKAPOST.com - Sejumlah pelanggan mengeluhkan dugaan kecurangan yang dilakukan oknum karyawan di sebuah SPBU di Kota Mataram. Bukan hanya meteran pada mesin pompa yang dinilai tak normal, seringkali struk BBM yang diminta pelanggan tidak diberikan, dengan beragam alasan.


"Ada beberapa teman saya dan orang lain mengisi BBM dexlite di SPBU PT RNTR. Posisi tangki mobil di sebelah kiri pompa pengisian, tapi saat mengisi, disuruh petugasnya melihat meteran di sebelah kanan pompa pengisian," kata Ketua Gapeksindo NTB, H Bambang Muntoyo, Minggu (5/9) di Mataram.


Hal ini bagi HBM merupakan kejanggalan. Setelah ditanya, kenapa isi sebelah kiri tapi meteran di sebelah kanan, petugas SPBU menjelaskan bahwa pompa meter sebelah kiri rusak sudah setahun lebih.


Setelah selesai pengisian, dan diminta mencetak struk BBM, petugas pun beralasan tidak bisa mencetak struk lantaran ada gangguan sinyal.


"Tapi setelah kita desak akhirnya struk bisa tercetak. Ini kan aneh?. Jadi saya berpesan pelanggan harus teliti saat mengisi BBM di SPBU," katanya.


Menurut HBM, bukan hanya dirinya, keluhan yang sama juga banyak diterima dari rekan-rekannya.


HBM mengatakan, jika pompa SBPU rusak kenapa pihak SPBU tidak memperbaikinya. Apalagi menurut pengakuan petugasnya sudah rusak setahun lebih.


"Selain itu kenapa pihak Depot Pertamina tidak menegur SPBU tersebut untuk memperbaiki pompanya?. Dan juga kenapa struk tidak bisa tercetak hanya karena sinyal tidak ada, apa pencetakan struk tergantung sinyal?. Jangan sampai ada kecurigaan ini akal-akalan oknum petugasnya saja," urai HBM.


HBM menjelaskan, pihaknya sudah mengklarifikasi masalah tersebut ke pihak Depot Pertamina Mataram. Pihak Depot menyatakan akan menindaklanjuti laporan tersebut dan meneruskannya ke manajemen SPBU bersangkutan.


"Kita berharap respons cepat dari Depot Pertamina.Jangan sampai satu SPBU berbuat kesalahan, tapi akhirnya SPBU yang lainnya juga kena getahnya," tegasnya.


Dari laman Pertamina, para konsumen yang memiliki keluhan dan laporan pengaduan terkait layanan Pertamina dan SPBU di daerah, bisa juga mengirimkan laporannya di laman website Lapor.go.id atau Klik Disini


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Pelanggan Harus Teliti, Ada Dugaan Kecurangan di SPBU

Trending Now