Iklan BNS

Antisipasi Lonjakan Pemudik, Organda Siapkan 427 Kendaraan

Ariyati Astini
Selasa, April 26, 2022 | 05.38 WIB

 


Petugas Terminal Saat Memastikan Kesiapan Kendaraan Pemudik


MATARAM-Guna mengantisipasi lonjakan pemudik Lebaran Idul Fitri 2022, Organisasi Angkutan Darat (Organda) NTB menyiapkan 427 kendaraan untuk mengangkut pemudik lebaran.


"Pada prinsipnya kendaraan yang digunakan untuk mengangkut penumpang itu sudah siap semua," ujar Ketua Organda NTB Junaidi Kasum, kemarin (26/4).


Dari 427 kendaraan bus ini, sambungnya, sebanyak 308 kendaraan bus dipersiapkan untuk angkut pemudik antar kota dalam provinsi (AKDP). Sementara sisanya, 119 kendaraan bus diperuntukkan bagi pemudik antar kota antar provinsi (AKAP).


"AKAP ini adalah izin antar provinsi mulai dari Jakarta, Bali sampai Pulau Sumbawa. Sedangkan AKDP, yakni angkutan dalam provinsinya sudah siap dari seluruh penjuru kabupaten/kota menuju Pulau Sumbawa," terangnya.


Disinggung soal tarif angkutan angkutan lebaran, diakui JK akrab disapa, belum ditentukan ada tidaknya kenaikan harga yang ditetapkan bersama Dinas Perhubungan NTB. Namun sejauh ini, tarif angkutan masih menggunakan batas bawah dan atas, yaitu minimal Rp 100 ribu dan maksimal Rp 200 ribu.


"Berharap tidak ada kenaikan (tarif, red), karena itu ada istilah tarif atas dan tarif bawah," tegas JK.


Organda NTB juga memastikan, seluruh kendaraan bis yang akan beroperasi telah dilakukan ram check. Ditandai dengan kepemilikan buku kir oleh para pemilik kendaraan. 


"Hanya saja untuk perkara teknis. Perlu ditinjau lagi ke lapangan. Apakah masing-masing kendaraan itu sudah siap dan aman," terangnya.


Melihat puncak arus mudik yang diprediksi hari Sabtu dan Minggu, JK mengimbau kepada perusahaan otobus (PO) agar betul-betul menjaga kendaraannya dalam keadaan baik dan siap. Baik dari sisi rem kiri maupun kanan serta persiapan lainnya. Guna memberikan rasa kenyamanan dan keamanan penumpang.


"Termasuk stamina driver harus dijaga," tandas JK. 


Terpisah, Kepala Terminal Mandalika Marthen Tanone mengatakan jumlah armada yang disiapkan terminal sekitar 65 kendaraan untuk AKAP dan 602 kendaraan untuk AKDP. 


"Meski untuk AKDP tidak semua melakukan kegiatan angkut penumpangnya di terminal," jelasnya.


Guna memastikan kelayakan bus, pihaknya sudah lakukan ram check sejak 4 April lalu hingga H+10 ke depan. Pihaknya berkomitmen, setiap rutinitas pemberangkatan untuk selalu ram check. Dan dari hasil ram check diakui, ada beberapa kurang layak.


"Namun bukan dari segi teknis melainkan segi administrasinya. Seperti izin dalam buku kir, kita lakukan penyilangan dan turunkan tim dari Dinas Perhubungan, Jasa Raharja untum melakukan ram check," beber Marthen.


Meski prediksi puncak arus mudik hari Sabtu dan Minggu, kata dia, antusias masyarakat untuk mudik lebih awal sudah terlihat. Terjadi peningkatan hingga 30 persen per hari, lantaran anak-anak sudah libur sekolah.


"Untuk mudik ini tidak ada syarat memberatkan ya, tidak perlu Rapid Antigen. Namun untuk penumpang AKAP hanya dicek sudah vaksin atau belum, bagi yang belum maka Rapid Antigen," pungkasnya

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Antisipasi Lonjakan Pemudik, Organda Siapkan 427 Kendaraan

Trending Now

Iklan