Iklan BNS

Pingin Nyoba Wik-Wik Michat, Pria Bodoh Ini Tertipu "Lekong"

MandalikaPost.com
Kamis, Mei 05, 2022 | 12.48 WIB
Ilustrasi.

MANDALIKAPOST.com - Niat dapat nikmat sesaat, justru merugi dan sakit hati. Ini dialami Sutrisna (32), saat pingin nyobain layanan wik-wik via aplikasi Michat, di Kota Mataram.


Naluri nakal Sutrisna muncul dua hari setelah lebaran kemarin. Kondisinya mendukung, karena istri dan seorang anaknya tengah mudik ke kampung halaman.


Siang itu, ia menghubungi Widia (24), sebut saja begitu, oknum penyedia jasa wik-wik di aplikasi Michat.


Widia dikenalnya sejak pertengahan Ramadhan silam. Tapi baru sebatas chating-chating ringan. Sutrisna harus bisa jaim, jangan nakal-nakal di bulan Ramadhan.


Nah, lebaran hari kedua, tanduk di kepala Sutrisna mencuat. Tanpa basa-basi, ia mengajak Widia ketemuan. Alasannya mau diajak silaturahmi ke kerabat, sekaligus eksekusi "cinta tiga jam" setelah giat silaturahmi.


Kecantikan wajah Widia dan kemolekan tubuh berbusana sopan berhijab, membuat Sutrisna makin tak sabaran menikmati. Setelah mampir ke dua rumah kerabat, kendaraan mereka kemudian meluncur ke sebuah hotel di kawasan Cakranegara, Kota Mataram.


Ruangan berpendingin sejuk dengan aroma rasa terapi buah. Pintu kamar sudah terkunci, 15 menit yang lalu dan obrolan basa-basi sudah dilewati.


Ini saatnya eksekusi, pikir Sutrisna. Otak konak Sutrisna jeda sejenak, karena Widia ngotot ; harus bayar di muka.


"Dia minta Rp500 ribu bayar di muka. Saya kasih, dan langsung siap-siap begituan," ujar Sutrisna.


Tak buang-buang waktu, Sutrisna kemudian mengobok-obok tubuh molek Widia. Tapi aksinya terhenti karena mendadak Widia sedih dan menangis.


"Dia nangis, saya pikir karena dia masih perawan. Aduh Tuhan, ternyata dia ngaku bukan wanita asli. Dia lekong, waria," kata Sutrisna.


Nafsu yang sudah di ubun-ubun mendadak drop. Eksekusi wik-wik batal. Mood Sutrisna hilang, sebab ia masih lelaki normal. Sutrisna merasa tertipu, sudah bergelut dengan tubuh sesama pria.


Dengan kesal Sutrisna mengusir Widia, dan memintanya mencarikan teman yang benar-benar wanita, asli. Widia pun pamit dan menjanjikan membawakan teman lainnya sesuai permintaan Sutrisna.


"Tapi saya tunggu sampai lelah, nggak ada temannya yang datang. Nomer saya malah diblokir," ujar Sutrisna.


Pengalaman Sutrisna bukan cerita pertama penipuan jasa wik-wik online via aplikasi Michat. Modusnya pun beragam.


Toh, para korban tak berani melapor ke polisi. Sebab melapor berarti membuka aib dan sisi nakal diri sendiri. 


"Akhirnya ya, ikhlaskan saja," pungkas Sutrisna.



Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Pingin Nyoba Wik-Wik Michat, Pria Bodoh Ini Tertipu "Lekong"

Trending Now

Iklan