Tak Masuk RPJMD Provinsi, Jembatan Lombok - Sumbawa Akhirnya Gagal Dibangun

Ariyati Astini
Kamis, Agustus 25, 2022 | 16.31 WIB Last Updated 2022-08-25T08:31:29Z

 

Ilustrasi Jembatan Lombok - Sumbawa Yang Akhirnya Gagal Dibangun (Ist)



MANDALIKAPOST.com- Pembangunan Jembatan Lombok-Sumbawa sepanjang 16,5 km gagal dibangun. Setelah sebelumnya Pemprov menunggu kepastian hasil Feasibility Study (FS) dari PT. Nabil Surya Persada selaku investor. 


Sekda NTB, Lalu Gita Ariadi membenarkan gagalnya pembangunan penghubung dua pulau tersebut. 


"Iya (gagal)," kata Sekda singkat di Mataram Rabu (24/8/22).

Sekda tidak menjelaskan detail alasan gagalnya pembangunan jembatan yang akan menelan anggaran untuk biaya konstruksi saja paling sedikit Rp17 triliun itu. Sekda mengaku Pemprov hanya fokus mengatensi dan mengurus infrastruktur dasar yang menjadi kebutuhan masyarakat NTB. 


"Kita fokus kepada infrastruktur dasar lain yang perlu diatensi segera. Kita fokus kesana," kata Gita. 


Gita mengatakan NTB ditimpa bencana dimulai gempa kemudian covid-19. Sehingga dampak infrastruktur fisik itu perlu dibenahi. 


"Kemarin ada bencana dan sebagainya kita butuh pembenahan," ucapnya. 


Sementara itu Pemprov juga melihat kesungguhan para investor di banyak tempat. Dari penilaian tersebut Pemeprov kemudian melihat harus lebih realistis. 


"Jadi semua sekarang pada tahapan lebih realistis," ucapnya


Pembangunan Jembatan Lombok - Sumbawa Dibatalkan Kepala Badan pembangunan Daerah (Bappenda) Provinsi NTB , Iswandi. 


Iswandi menjelaskan diputusnya kerja sama dengan PT. Nabil Surya Persada berdasarkan hasil rapat yang digelar Pemprov NTB. Namun ia tal menjelaskan secara rinci penyebab diputusnya kerja sama tersebut.


"Sudah diputuskan oleh pemerintah daerah. Sudah dirapatkan. FS gak berlanjut karena mungkin pandemik COVID-19," kata mantan Penjabat Sekda Provinsi NTB ini.



Pembangunan Jembatan Lombok - Sumbawa DibatalkanGubernur NTB Zulkieflimansyah saat menandatangani MoU dengan pimpinan PT. Nabil Surya Persada terkait penyusunan FS Jembatan Lombok Sumbawa pada 23 Desember 2020. 


Iswandi juga menyebutkan rencana pembangunan Jembatan Lombok - Sumbawa tidak masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) NTB 2019 - 2023. Pada akhir Juni 2021, Pemprov NTB telah menggelar pertemuan dengan PT. Nabil Surya Persada, perusahaan yang melaksanakan studi kelayakan Jembatan Lombok – Sumbawa


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Tak Masuk RPJMD Provinsi, Jembatan Lombok - Sumbawa Akhirnya Gagal Dibangun

Trending Now