GENESIA UMY Sukses Gelar PRABU di Kaki Gunung Rinjani

Rosyidin
Sabtu, September 09, 2023 | 20.28 WIB Last Updated 2023-09-09T12:28:43Z
Pelestarian budaya perisaian, lewat Pesta Rakyat Bilok Petung (PRABU) 2023. (Foto: Rosyidin/MP).

MANDALIKAPOST.com - Generasi Indonesia Mengabdi (GENESIA)  ke-8, KKN Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Yogyakarta sukses menggelar Pesta Rakyat Bilok Petung (PRABU) 2023 sukses digelar. Sekaligus pengukuhan PRABU oleh Camat Sembalun yang diwakili Sekcam Sembalun, Pelita Yatna S.Sos. 


Pesta Rakyat Bilok Petung, bertajuk "Berdaya Saiang Melalui UMKM, Pariwisata dan Pelestarian Budaya" di inisiasi oleh GENESIA sejak tahun 2022. Berlangsung di lapangan umum desa Bilok Petung, Kecamatan Sembalun, Lombok Timur, Jum'at (8/9).


Ketua GENESIA ke-8, Olvianree Antariksa Putra menuturkan PRABU ini yang kedua kali diadakan oleh kelompok KKN UMY Yogyakarta. Dimana tahun sebelumnya juga sukses digelar.


"Alhamdulillah, Pesta Rkyat Bilok Petung yang kedua kembali kami adakan dan sukses. Semua itu berkat kolaborasi kami dengan Pemdes, Karang Taruna, Pokdarwis dan para tokoh masyarakat," kata Olivian. 


Adanya PRABU, lanjut Olivian sesuai dengan tema yang diusung yakni, berdayasaing dalam mengembangkan UMKM, Pariwisata dan Pelestarian Budaya dengan harapan dapat memaksimalkan potensi yang ada. Terutama Kecamatan Sembalun yang  sudah ditetpakan sebagai KSPN. 


Menurutnya, hal itu sangat disayangkan jika tidak maksimal dalam pengembangan UMKM, pariwisatanya apalagi dalam pelestarian budayanya.


"Dimana, itu bisa menjadi nilai jual untuk desa Bilok Petung itu sendiri," ujarnya. 


Harapannya, lewat PRABU ini banyak potensi yang harus dimaksimalkan, dioptimalkan oleh masyarakat setempat. Jadi jangan sampai terlewatkan potensi-potensi tersebut.


"Semoga pesta rakyat ini tetap dilaksanakan tiap tahun lebih meriah, dan menjadi event tahunan masyarakat Bilok Petung. Meskipun tanpa kehadiran kami (GENESIA-red) ditahun-tahun berikutnya," harap Olivian. 


Pada kesempatan itu, ia sangat berterimakasih kepada seluruh masyarakat Bilok Petung yang telah menerima mereka kembali untuk melaksanakan program-program KKN di desa setempat. 


"Juga saya mewakili teman-teman, ingin mengucapkan mohon maaf apabila ada melakukan kesalahan yang kami sengaja maupun tidak disengaja. Baik dalam tingkah laku maupun perkataan," katanya.


Ketua pelaksana PRABU, Al Hibni Fadhil Hidayah menambahkan tujuan digelar pesta rakyat ini, untuk mempromosikan UMKM, parisiwisata, dan pelestarian budaya. Dimana itu sebagai sumber daya ekonomi yang potensial bagai masyarakat setempat.


Adapun rangkain acara pesta Rakyat tersebut, paparnya lebih lanjut akan diikuti oleh beberapa UMKM masyarakat setempat, mereka akan memamerkan produk masing-masing.


"Melalui acara ini, para kelompok UMKM dapat mempromosikan produk mereka dan meningkatkan penjualannya," kata Fadhil. 


Dalam acara tersebut, divisi media kreatif juga mengajak masyarakat nonton bareng film dokumenter. Menampilkan keindahan alam dan budaya desa setempat sebagai ajang promosi pariwisata. 


Bukan hanya itu, sambung Fadhil tujuan dari Pesta Rakyat ini juga  untuk melestarikan budaya daerah setempat. Khususnya masyarakat desa Bilok Petung akan menampilkan kesenian dan budaya daerahnya. Seperti tari-tarian, pertunjukan perise antar pepadu dan musik tradisional. 


"Dengan demikian, diharapkan acara ini dapat memperkenalkan kesenian dan budaya daerah kepada masyarakat luas dan melestarikannya," ujar Fadhil.


Sementara itu Kades Bilok Petung, Rusdi mengatakan tanpa kolaborasi pemerintah desa dan masyarakat Bilok Petung dengan GENERASI pesta rakyat ini tidak mungkin bejalan lancar dan sukses. 


"Ini bentuk lecintaan kita kepada desa kita ini, untuk itu pemdes Bilok Petung sangat berterimakasih atas partisipasi masyarakat Bilok Petung. Terutama kepada teman-teman KKN UMY yang selama 40 hari telah berprogram di desa kami," katanya. 


Pesta rakyat ini adalah, hari jadi desa Bilok Petung dan satu-satunya desa melaksanakan pesta rakyat di Kecamatan Sembalun, bahkan di Kabupaten Lombok Timur. 


"Maka benar, apa yang dikatan oleh adek-adek KKN, PRABU ini milik masyarakat Bilok Petung. Artinya, PRABU ini kita tidak mau hanya samapai  disini. Ini tugas kita bersama untuk melestarikannya," ujar Rusdi.


"Kita pertahan PRABU ini, karena ini kenang-kenangan dan oleh-oleh dari saudara saudari kita yakni, KKN UMY," imbuhnya. 


Ia pun sangat mengapresiasi KKN UMY, lebih khusus kelompok mahasiswa dalam Generasi Indonesia Mengabdi (GENESIA) ke-7 dan 8 atas inisiatif mereka menyelenggarakan acara Pesta Rakyat Bilok Petung. 


"Saya mewakili masyarakat desa Bilok Petung, mengucapkan terimakasih yang tak terhingga kepada Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Lebih khusus teman-teman GENESIA ke-8 atas suksesnya PRABU yang ke-2 ini," ucap Rusdi.


Kedepan akan digelar lagi pesta rakyat ini dengan lebih meriah, meskipun tanpa KKN UMY ditengah-tengah mereka. ia pun meminta kepada seluruh lapisan masyarakat untuk berpartisipasi lagi dalam pergelaran PRABU di tahun-tahun berikutnya. 


"Saya mengajak masyarakat Bilok Petung, untuk lebih semangat dan antusias lagi jika ada pesta rakyat yang diselenggarakan oleh Pemdes ataupun oleh para KKN," pungkas Rusdi. 


Karena melalui  PRABU, sambung Rusdi sebagai ajang promosi potensi yang dimiliki daerah setempat. Terutama melalui sektor perkebunan, pariwisata dan budaya yang dimiliki saat ini.


"Hal ini, kedepannya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dan melestarikan adat istiadat budaya kita," harapannya.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • GENESIA UMY Sukses Gelar PRABU di Kaki Gunung Rinjani

Trending Now