Dukung Gelaran MotoGP, Pameran Kebudayaan Digelar Di Lombok

Ariyati Astini
Kamis, Oktober 12, 2023 | Oktober 12, 2023 WIB Last Updated 2023-10-12T07:32:08Z

 

Parade Motor Modifikasi Diadakan Oleh Pameran Kebudayaan Yang bertema "Berpacu Berbudaya"





MANDALIKAPOST.com-Seperti yang kita ketahui bersama, bahwa budaya memiliki konotasi yang merujuk ke kuno, zaman dulu dan usang. Sedangkan teknologi sering dikonotasikan sesuatu yang berbau modern, masa depan dan terbaru. Kini hal itu terpatahkan oleh satu pameran kebudayaan yang sengaja diselenggarakan berbarengan dengan Moto GP Mandalika 2023, yaitu Berpacu Berbudaya.


Abi Kasno Selaku Direktorat pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan Kemendikbud dan Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XV, menyelenggarakan Pameran Kebudayaan yang bertajuk Berpacu Berbudaya pada tanggal 11-15 Oktober 2023, pukul 09.00 WITA sampai selesai, dengan acara yang berpusat Taman Budaya NTB.


"Pameran Kebudayaan Berpacu Berbudaya ini bertujuan untuk mengangkat Objek Pemanjuan Kebudayaan yang bukan hanya benda seperti kerajinan tenun dan seni musik, tapi juga tarian perayaan, ritual, teknologi tradisional, hingga ketangkasan dan sekaligus memperkenalkan Komunitas pegiat kebudayaan dari provinsi Nusa Tenggara Barat"ujar Abi.


Abi Kasno memperkirakan akan ada 100.000 pengunjung dari dalam maupun luar negeri, pecinta dan penggiat otomotif akan menyaksikan Moto GP 2023 di Mandalika Street Circuit.


"Kesempatan emas seperti ini yang dilihat oleh Direktorat PPK dan BPK XV untuk turut ambil bagian memperkenalkan kekayaan budaya di wilayah NTB secara Khusus"Katanya


Senafas dengan dengan Moto Gp 2023, Berpacu Berbudaya dibuat menjadi rangkaian pameran kebudayaan berupa “Lintasan Budaya” yang akan dilewati menggunakan Bus Pacu mengelilingi 4 titik yang masing-masing titik diwakili oleh 1 komunitas penggiat kebudayaan. Dimana mereka akan memperkenalkan kebudayaan NTB melalui media atau teknologi modern.

Dengan adanya Pameran Kebudayaan Berpacu Berbudaya ini, diharapkan pengunjung lokal maupun internasional tidak hanya mengenal Nusa Tenggara Barat sebagai tempat perhelatan Moto GP 2023 atau sebagai objek wisata yang terkenal dengan keindahan alamnya saja. Lebih dari itu Nusa Tenggara Barat yang juga memiliki beragam kebudayaan daerah yang unik dan tentu saja bisa masuk dan mengikuti perkembangan teknologi tanpa mengurangi nilai budaya aslinya.

 "SemogaPameran Kebudayaan seperti ini, tidak hanya berhenti di NTB aja dan bisa menjadi contoh bagi daerah-daerah lain agar lebih dikenal oleh wisatawan lokal maupun mancanegara"tandasnya

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Dukung Gelaran MotoGP, Pameran Kebudayaan Digelar Di Lombok

Trending Now