![]() |
| Terbakar: kondisi satu unit rumah milik warga Korleko dilahap si jago merah, (Foto: Istimewa/MP). |
Laporan kebakaran pertama kali diterima oleh Regu 3 Jaya Mako Damkarmat sekitar pukul 23.40 WITA melalui grup WhatsApp Fire Rescue Lombok Timur. Menanggapi urgensi tersebut, tim pemadam langsung meluncur dan tiba di lokasi dalam waktu singkat, yakni 12 menit setelah laporan masuk.
Mengingat kobaran api yang kian membesar, otoritas terkait mengerahkan kekuatan penuh. Sebanyak 2 unit mobil pemadam kebakaran dan 1 unit mobil Panter dengan total 15 personel diterjunkan ke titik lokasi untuk menjinakkan api.
Berdasarkan asesmen awal di lapangan, api diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik (arus pendek). Percikan api yang muncul dengan cepat merambat ke seluruh bagian bangunan, sehingga pemilik rumah tidak memiliki cukup waktu untuk menyelamatkan harta bendanya.
"Anggota langsung melakukan pemadaman dan pendinginan secara intensif untuk memastikan api tidak merembet ke pemukiman warga lainnya," ungkap Komandan Peleton 3, Junaidi S.Ap. dalam laporannya.
Meski bangunan mengalami kerusakan berat dengan taksiran kerugian mencapai Rp400.000.000 (Empat Ratus Juta Rupiah), pihak pemadam memastikan bahwa status korban jiwa maupun luka-luka adalah nihil.
Operasi pemadaman dinyatakan selesai sepenuhnya pada pukul 01.11 WITA dini hari. Keberhasilan ini tidak lepas dari koordinasi sigap tim di bawah komando Danru Khairul Aziz Anwar, Samsul Anwar, dan Dodi Anggito Kusuma.
Pihak Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Lombok Timur pun kembali mengeluarkan peringatan keras kepada warga sebagai langkah preventif.
"Kami terus mengimbau masyarakat untuk rutin mengecek instalasi listrik di rumah masing-masing. Hal ini sangat krusial guna mencegah terjadinya kejadian serupa di masa mendatang," tutup Junaidi.

