Ita Tak Khawatir Rutin Datang ke Rumah Sakit Jika Sudah Memiliki Kartu JKN

MandalikaPost.com
Rabu, Desember 20, 2023 | 21.05 WIB Last Updated 2023-12-20T13:05:07Z
Ita Yulianti.

MANDALIKAPOST.com - Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) atau penyakit asam lambung adalah kondisi ketika asam lambung naik ke esofagus atau kerongkongan. Ini dapat menyebabkan gejala yang tidak nyaman dan sering kali dapat merusak esofagus.


Kondisi yang disebut juga sebagai penyakit refluks gastroesofagus ini dapat menimbulkan nyeri pada ulu hati, heartburn, serta berbagai gejala lainnya pada area dada bagian bawah dan perut. Orang yang mengidap penyakit ini biasanya mengalami refluks asam yang ringan paling tidak dua kali seminggu, serta gangguan yang parah paling tidak sekali dalam seminggu. Gejala-gejala ini dapat bervariasi dari ringan hingga parah, dan dapat memengaruhi kualitas hidup sehari-hari.


Penyakit inilah yang dirasakan oleh Ita Yulianti (38), seorang pegawai di Kantor Lurah Turida ini mengaku harus bolak balik berobat ke puskesmas maupun ke rumah sakit ketika asam lambungnya kumat. Namun ia tidak khawatir karena mengunakan kartu Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dari BPJS Kesehatan jika harus melakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan.


“Ke puskesmas atau ke rumah sakit sudah sering saya lakukan. Kalau asam lambungnya kumat, itu terasanya sakit sekali. Tidak ada pikir apa-apa lagi, langsung saya minta suami saya untuk dibawa ke puskesmas, atau kalau kejadiannya di malam hari, saya minta dibawa ke rumah sakit. Kebetulan rumah sakit nya deket dari sini (rumah) saja kan, jadi tidak pelu lama-lama di jalan,” ujar Ita.


Menurut Ita, semenjak didiagnosa GERD, ia sering sekali merasakan penyakitnya kambuh bahkan disaat yang tak terduga. Namun menurutnya semenjak menggunakan kartu JKN yang dimiliki selama ini, dia selalu dimudahkan baik itu dari segi pelayanan di puskesmas, IGD rumah sakit, serta dalam pengurusan obat.


“Semenjak menggunakan kartu JKN selama ini, Saya selalu mendapatkan kemudahan dalam pelayanan kesehatan, seperti UGD dan pemeriksaan dokternya, pengurusan obat, hingga tidak ada biaya yang kami keluarkan, semua gratis,” tegas Ita.


Menurutnya, dengan ia dan keluarganya terdaftar sebagai peserta JKN, tentu sangat terbantu dalam hal meendapatkan pelayanan kesehatan.


"Saya tidak bisa membayangkan jika saya dan keluarga tidak memiliki kartu JKN ini, kalau gak ada kartu JKN ini mungkin sudah berapa uang yang akan saya keluarkan," katanya.


Ita menyampaikan rasa terima kasih kepada BPJS Kesehatan yang telah menyelenggarakan Program JKN ini yang semakin optimal. Dirinya berharap, Program JKN ini diselenggarakan BPJS Kesehatan terus dipertahankan sehingga banyak masyarakat yang terbantu untuk mengakses layanan di fasilitas kesehatan tanpa dikenakan biaya.


“Saya dan keluarga mengucapkan banyak terima kasih kepada BPJS Kesehatan yang sudah menanggung biaya pengobatan keluarga saya terutama untuk saya ini yang sering bolak balik ke rumah sakit. Hanya dengan kartu JKN dari BPJS Kesehatan, saya tidak perlu memikirkan biaya berobat ketika GERD saya kambuh,” tambah Ita.


Ditambahkan pula harapan Ita kepada BPJS Kesehatan sebagai penyelenggara Program JKN agar kedepannya BPJS Kesehatan tetap dan selalu menjadi yang terbaik untuk masyarakat Indonesia.


"Saya dan keluarga sangat berharap BPJS Kesehatan akan tetap dan terus dapat membantu masyarakat yang membutuhkan jaminan kesehatan untuk berobat, memberikan akses kesehatan yang lebih baik kepada kami, mengurangi beban biaya kesehatan yang harus ditanggung, dan meningkatkan mutu layanan yang sudah berjalan dengan baik ini. Selain itu, harapannya agar Program JKN dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan seluruh masyarakat," tandasnya. 

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Ita Tak Khawatir Rutin Datang ke Rumah Sakit Jika Sudah Memiliki Kartu JKN

Trending Now