Karman PKS : Kopi, Kekuatan dan Kearifan Lokal Lombok Harus Dikembangkan untuk Ekraf

MandalikaPost.com
Senin, Januari 08, 2024 | 14.48 WIB

Caleg DPR RI dari PKS Nomor Urut 4 untuk Dapil NTB II, Pulau Lombok, H Karman saat mengunjungi Rumah Kopi Sembalun.

MANDALIKAPOST.com - Sembalun di kaki Gunung Rinjani, Lombok, memiliki banyak potensi pariwisata ; keindahan alam dan juga seni budaya. Kawasan ini juga punya potensi di sektor pertanian dan juga perkebunan.


Salah satu komoditi perkebunan andalan Sembalun ialah Kopi. Seiring perkembangan pariwisata di kawasan, hilirisasi produk mulai dilakukan masyarakat setempat, walau masih belum optimal dan banyak tantangan serta keterbatasan.


Caleg DPR RI dari PKS Nomor Urut 4 untuk Dapil NTB II, Pulau Lombok, H Karman mengatakan, Kopi bisa menjadi ikon di Sembalun dan Lombok Timur pada umumnya.


"Kopi ini bisa menjadi kekuatan berbasis kearifan lokal Lombok yang harus terus dikembangkan untuk Ekonomi Kreatif," kata Karman, saat mengunjungi rumah Kopi "Edu Ekowisata Kopi" dan Rumah Belajar Sangkabira, di Desa Sembalun, Kecamatan Sembalun, Lombok Timur.


Menurut Karman, hilirisasi komoditi Kopi selama ini menjadi penguat program industrialisasi NTB, meski masih dalam skala kecil.


Ke depan, potensi terpendam seperti ini akan menjadi fokus H Karman, jika diberi amanah duduk di kursi Senayan.


Rumah Kopi Sembalun, paparnya, juga sangat inspiratif. Selain menawarkan produk kopi, pengelolaan dilakukan dengan pola edu ekowisata. Sehingga para tamu yang berkunjung bisa mengikuti pelatihan singkat pengolahan Kopi Sembalun.


"Yang inspiratif juga, Rumah Kopi ini ada sekolah alamnya. Tempatnya kanda Wathon, Rumah Kopi Sembahulun, terlihat sederhana tapi hasil racikan kanda ini sudah mendunia. Inshaa Allah jika saya diberi amanah di Senayan, maka potensi lokal seperti ini akan saya suarakan aspirasinya ke depan," ujarnya.


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Karman PKS : Kopi, Kekuatan dan Kearifan Lokal Lombok Harus Dikembangkan untuk Ekraf

Trending Now