![]() |
| Pemprov NTB Turunkan Tim Medis Untuk Membantu Para Korban di Aceh dan Sumatra |
MANDALIKAPOST.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB melepas relawan tim medis sebanyak 32 orang dan bantuan Rp 3 miliar untuk membantu penanganan pasca bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Provinsi Aceh dan Sumatera pada 28 November lalu. 32 tim itu akan dikirim secara bertahap pada Minggu, (21/12/2025).
Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal mengatakan pengiriman tim relawan ke lokasi terdampak bencana telah disiapkan seperti tim medis maupun tim dari Taruna Siaga Bencana (Tagana), Baznaz, hingga BPBD sebanyak 32 orang. Tidak hanya tim relawan l, Pemprov juga mengalokasikan sumbangan dana sekitar Rp 3 miliar untuk membantu warga terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara. Masing-masing provinsi mendapatkan alokasi Rp1 miliar yang bersumber dari Belanja Tidak Terduga (BTT) Pemprov NTB.
“InsyaAllah selama delapan hari, nanti kita akan menunggu laporan harian dari teman-teman mengenai situasi di sana, sebelum kita putuskan cukup delapan hari atau kita lanjutkan tambahan beberapa hari,” katanya usai melepas tim relawan yang diberangkat pada Sabtu sore, (20/12/2025).
Tim yang dikirim oleh Pemprov NTB, lanjut Iqbal dipastikan siap, kuat, dan sehat untuk membantu korban. Apalagi, dengan melihat kondisi di Aceh yang cukup berat, lumpur mengubur rumah warga, banyak infrastruktur rusak, hingga banyaknya korban jiwa.
“Yang harus dipersiapkan lebih detail lebih baik adalah timnya, karena kita harus memastikan tim yang kita kirim ini tim yang kuat tim yang sehat supaya dia tidak jadi beban di sana,”tambahnyam
Menurutnya, sebelum memutuskan mengirimkan relawan dan bantuan, pihaknya sudah lebih dulu berkonsultasi dengan Pemprov Aceh. Dari banyaknya bantuan, yang paling dibutuhkan Aceh saat ini, sambung Iqbal adalah adanya tim yang membantu menangani pasca bencana.
Meski yang mengalami dampak banjir bukan hanya Aceh, Iqbal menilai daerah ini yang paling terdampak, terutama Aceh Utara. Atas hal itu, Pemprov NTB memprioritaskan daerah ini untuk diberikan bantuan terlebih dahulu.
“Memang karena satu dan lain hal, masalah teknis, kita inginnya memberikan dukungan kepada tiga provinsi sekaligus, namun karena pertimbangan teknis dan sebagainya sehingga kita putuskan sekarang yang penting segera kita berangkat dan yang paling membutuhkan adalah teman-teman kita di Aceh,”ungkapnya.
Mantan Duta Besar RI untuk Turki ini menuturkan bahwa NTB memiliki hubungan yang sangat baik dengan ketiga Provinsi yang terdampak bencana tersebut. Pasalnya, saat Bumi Gora diterjang bencana, Aceh termasuk dengan Sumatra Utara dan Sumatra Barat serta merta membantu NTB. “Inilah saatnya sekarang kita membalas kebaikan mereka dan menyambung kembali persaudaraan kita yang sudah lama,” pungkasnya

