![]() |
| Hilman Jauhari, Ketua panitia turnamen sepak bola pila Bupati Lombok Timur, (Foto: Istimewa/MP). |
MANDALIKAPOST.com – Puncak turnamen bergengsi Liga 4 Piala Bupati Lombok Timur 2025 dipastikan akan menyajikan tontonan kelas wahid di gumi Patuh Karya.
Laga final yang mempertemukan Mentari FC Sembalun melawan Angkasa Suela pada Minggu (21/12) sore, dijuluki sebagai "Perang Bintang" yang akan memanaskan Lapangan Umum Tanjung Teros, Kecamatan Labuhan Haji.
Pertarungan ini diprediksi akan menyedot perhatian ribuan pasang mata. Pasalnya, kedua tim membawa skuad bertabur bintang setelah sukses menumbangkan dua raksasa asal Kecamatan Masbagik di babak semifinal.
Mentari FC hadir dengan kepercayaan diri tinggi, diperkuat oleh deretan pemain berbakat seperti Wandi Ake, Muhammad Ali Pasha, hingga Bayu Irawan.
Namun, Angkasa Suela bukan lawan sembarangan. Tim ini datang dengan kombinasi mematikan antara talenta lokal terbaik dan gerbong "Raja Tarkam" NTB yang dipimpin oleh Polo dan kawan-kawan.
Ketua Panitia Piala Bupati Lombok Timur, Hilman Jauhari, menyatakan bahwa laga ini merupakan representasi kualitas tertinggi sepak bola di wilayah tersebut.
"Laga ini layaknya perang bintang. Banyak pemain berbakat dan ternama yang sudah malang melintang di kancah sepak bola Lombok, NTB, hingga nasional. Ini adalah pertandingan yang harus mendapatkan atensi khusus dari publik kulit bundar Lombok Timur," ujar Hilman kepada awak media.
Ia juga menambahkan bahwa penonton akan disuguhi teknik-teknik permainan yang memanjakan mata dari kedua kesebelasan yang sedang dalam performa puncak tersebut.
Selain menyajikan rivalitas di atas lapangan hijau, laga final yang rencananya dihadiri langsung oleh Bupati Lombok Timur ini juga mengusung misi kemanusiaan.
Panitia penyelenggara menggelar aksi penggalangan dana untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Hingga Sabtu (20/12) siang, total donasi yang terkumpul melalui aksi di laga semifinal dan penggalangan di jalan raya telah mencapai Rp9,1 juta lebih.
"Sambil menikmati pertandingan, kita juga mengetuk pintu hati para penonton. Dana yang terkumpul hingga Sabtu siang sudah mencapai sembilan koma satu juta rupiah lebih dan akan terus kita buka hingga laga final usai untuk meringankan beban saudara kita di Sumatera," tambah Hilman.
Dengan tensi pertandingan yang tinggi dan misi sosial yang mulia, Final Piala Bupati Lotim 2025 ini dipastikan akan menjadi sejarah baru dalam geliat sepak bola di Bumi Gora.

