Bupati Haerul Warisin Tekan Percepatan Anggaran 2026 Sejak Awal Tahun

Rosyidin S
Rabu, Januari 14, 2026 | 15.27 WIB Last Updated 2026-01-14T07:27:34Z
Rakor: Bupati Lombok Timur (dua dari kiri) saat memimpin rapat koordinasi bersama semua perangkat Daerah, (Foto: Istimewa/MP).

MANDALIKAPOST.com – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur resmi memulai langkah strategis pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2026. Melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Penajaman Program yang digelar di Aula Pendopo Bupati pada Rabu (14/1).


Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, menginstruksikan seluruh jajaran perangkat daerah untuk segera mengeksekusi program kerja tanpa menunda-nunda.


Dalam arahannya, Bupati memberikan apresiasi tinggi atas capaian kinerja keuangan tahun 2025 yang menunjukkan tren positif. Meski demikian, ia menegaskan bahwa keberhasilan tahun lalu harus menjadi pemacu untuk bekerja lebih efektif di tahun ini.


"Capaian kinerja keuangan daerah Tahun Anggaran 2025 patut disyukuri, meskipun belum semuanya mencapai 100 persen. Peningkatan kinerja ini tidak lepas dari kerja keras dan motivasi seluruh perangkat daerah, khususnya dalam optimalisasi pajak dan retribusi daerah," ujar Bupati Haerul Warisin.


Bupati memaparkan bahwa pada tahun 2025, realisasi pendapatan daerah menyentuh angka 100,78%, Pendapatan Asli Daerah (PAD) 99,5%, dan belanja daerah di kisaran 98,33%. Kendati angka tersebut memuaskan, Bupati mewanti-wanti agar tidak terjadi penumpukan pekerjaan di penghujung tahun, terutama pada proyek-proyek fisik.


 "Jangan ada rasa puas diri. Segera eksekusi kegiatan yang sudah final perencanaannya sejak awal tahun. Saya tekankan agar tidak terjadi penumpukan pekerjaan di akhir tahun, khususnya kegiatan fisik yang sudah jelas kontraknya. Saat ini tanggung jawab pengelolaan keuangan melekat langsung pada kepala dinas atau kepala badan sebagai pengguna anggaran," tegasnya.


Senada dengan Bupati, Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik, melaporkan bahwa secara administratif, Pemkab Lombok Timur telah siap sepenuhnya menjalankan roda anggaran 2026.


Hal ini didukung dengan telah ditetapkannya Perda Nomor 5 Tahun 2025 dan Perkada Nomor 38 Tahun 2025 tentang Penjabaran APBD.


Sekda mengungkapkan kebanggaannya atas capaian PAD tahun 2025 sebesar 99,50%, yang disebutnya sebagai rekor tertinggi dalam satu dekade terakhir.


"Capaian PAD 99,50 persen ini merupakan yang tertinggi dalam sepuluh tahun terakhir. Transfer keuangan daerah bahkan melampaui target hingga 101,02 persen. Seluruh dokumen seperti DPA, struktur PA, KPA, hingga sistem SIRUP sudah siap dilaksanakan," jelas Sekda Juaini Taofik.


Ia juga menekankan pentingnya adaptasi terhadap regulasi terbaru, yakni Perpres Nomor 46 Tahun 2025 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Ia berharap kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai Pengguna Anggaran (PA) dapat mengelola kewenangannya dengan maksimal.


Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Daerah memberikan apresiasi khusus kepada tiga OPD dengan realisasi PAD terbaik tahun 2025, yaitu:

 1. BPKAD (125%)

 2. RSUD dr. R. Soedjono Selong (108%)

 3. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) (107,4%).


Rakor yang dihadiri oleh seluruh pejabat eselon II dan III ini diharapkan menjadi momentum bagi seluruh perangkat daerah untuk bekerja lebih transparan, akuntabel, dan memberikan dampak nyata bagi pelayanan masyarakat di Bumi Gora.


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Bupati Haerul Warisin Tekan Percepatan Anggaran 2026 Sejak Awal Tahun

Trending Now