![]() |
| Tinjau: Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin didampingi Kalak BPBD melihat langsung kondisi rumah warga Dusun Kwang Wae rusak akibat angin puting beliung, (Foto: Rosyidin/MP). |
Kedatangan orang nomor satu di Lombok Timur ini bertujuan untuk melihat langsung kondisi pemukiman warga yang porak-poranda diterjang angin puting beliung pada Senin siang (12/01) kemarin. Didampingi Kepala Pelaksana BPBD Lombok Timur, Lalu Muliadi, Bupati menyusuri gang-gang desa dan berdialog langsung dengan para korban.
Berdasarkan laporan di lapangan, tercatat puluhan rumah mengalami kerusakan dengan tingkat yang bervariasi. Sebagian besar kerusakan terjadi pada bagian atap yang terlepas akibat kencangnya hembusan angin.
"Kami meminta pemerintah desa dan kecamatan segera merampungkan pendataan secara detail. Pastikan semua rumah yang terdampak, baik rusak ringan maupun berat, masuk dalam daftar agar bantuan bisa segera disalurkan," ujar Bupati Iron saat berbincang dengan perangkat desa setempat.
Data sementara menunjukkan terdapat 70 unit rumah terdampak, dengan rincian:
1. 9 unit rusak berat.
2. 11 unit rusak sedang.
3. 50 unit rusak ringan.
Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, dilaporkan tiga orang warga mengalami luka ringan dan telah mendapatkan perawatan medis.
Bupati menegaskan bahwa keselamatan dan pemulihan hunian warga adalah prioritas utama. Ia menginstruksikan BPBD untuk terus bersiaga dan berkoordinasi dengan pihak Kepolisian serta TNI dalam membantu proses pembersihan puing-puing bangunan.
"Saya instruksikan kepada Kalak BPBD agar bantuan darurat segera didistribusikan. Kita ingin memastikan warga tidak merasa sendirian menghadapi musibah ini. Fokus kita adalah perbaikan rumah agar warga bisa kembali beraktivitas dengan tenang," tegasnya.
Sementara itu, Kalak BPBD Lombok Timur, Lalu Muliadi, menyatakan pihaknya akan segera menindaklanjuti arahan Bupati untuk melakukan verifikasi data guna penentuan besaran bantuan stimulan perbaikan rumah.

