Perang Lawan Narkoba, Lapas Selong dan BNNP NTB Pererat Sinergi Pengawasan

Rosyidin S
Senin, Januari 12, 2026 | 19.29 WIB Last Updated 2026-01-12T11:29:36Z
Kalapas Kelas IIB Selong, Sudirman berkunjung ke BNNP NTB, (Foto: Istimewa/MP).

MANDALIKAPOST.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Selong semakin serius dalam menutup celah peredaran gelap narkotika di lingkungan hunian warga binaan. 


Hal ini ditegaskan melalui kunjungan koordinasi yang dilakukan Kepala Lapas Selong, Sudirman, ke Kantor Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Nusa Tenggara Barat di Mataram, Senin (12/01).


Pertemuan strategis tersebut diterima langsung oleh Kepala Bidang Pemberantasan BNNP NTB. Fokus utama pembahasan adalah memantapkan kolaborasi lintas instansi guna menciptakan Lapas yang bersih dari narkoba (Bersinar).


Kalapas Selong, Sudirman, menyatakan bahwa kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi formal, melainkan langkah nyata dalam memperkuat benteng pertahanan Lapas dari pengaruh narkotika.


"Kami tidak main-main dengan peredaran narkoba. Sesuai arahan pusat, komitmen kami adalah zero tolerance. Sinergi dengan BNNP NTB menjadi kunci agar pengawasan di dalam Lapas semakin tajam dan efektif," ujar Sudirman dalam keterangannya.


Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak menyepakati sejumlah poin krusial, mulai dari pertukaran data intelijen hingga rencana pelaksanaan operasi penggeledahan dan tes urin secara mendadak dan berkala.


Sudirman menambahkan bahwa deteksi dini merupakan langkah paling ampuh untuk memutus rantai peredaran.


"Kerja sama ini mencakup pertukaran informasi strategis. Kami ingin memastikan tidak ada ruang gelap di Lapas Selong. Dengan bantuan BNNP, kami akan meningkatkan intensitas pengawasan, baik terhadap warga binaan maupun petugas kami sendiri," tegasnya.


Pihak BNNP NTB menyambut baik inisiatif proaktif dari Lapas Selong. Koordinasi ini diharapkan dapat membuahkan rencana aksi yang konkret, termasuk program edukasi bagi warga binaan agar mereka tidak kembali terjerumus dalam lingkaran hitam narkotika setelah bebas nanti.


Di akhir pertemuan, kedua instansi sepakat bahwa pemberantasan narkoba memerlukan kerja kolektif. Hubungan kerja yang solid antara Lapas Selong dan BNNP NTB diharapkan menjadi pesan kuat bagi para pelaku peredaran narkoba bahwa tidak ada tempat bagi mereka di dalam lembaga pemasyarakatan.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Perang Lawan Narkoba, Lapas Selong dan BNNP NTB Pererat Sinergi Pengawasan

Trending Now