Sinergi Tanpa Sekat: Pemkab Lombok Timur Lepas Sambut Kajari dalam Suasana Penuh Kehangatan

Rosyidin S
Sabtu, Januari 10, 2026 | 21.53 WIB Last Updated 2026-01-10T13:53:12Z
Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin bersama jajaran Forkopimda Lombok Timur di acara pisah sambut pimpinan Kerja Lotim, (Foto: Istimewa/MP).

MANDALIKAPOST.com – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menggelar acara pisah sambut Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lombok Timur dari pejabat lama, Hendro Wasisto, kepada pejabat baru, I Gusti Ayu Agung Fitria Chandra Wati. Prosesi yang sarat akan nuansa kekeluargaan ini berlangsung di Pendopo Bupati pada Jumat malam (9/1/2026).

Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, dalam sambutannya menegaskan bahwa momen ini merupakan bentuk penghormatan atas dedikasi luar biasa yang telah diberikan oleh jajaran kejaksaan bagi daerah.

"Momen ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk penghargaan tertinggi atas dedikasi dan sumbangsih nyata Kajari dalam membangun pilar hukum di Kabupaten Lombok Timur," ujar Bupati Haerul Warisin.

Bupati secara khusus memberikan apresiasi kepada Hendro Wasisto. Selama masa jabatannya, Hendro dinilai bukan hanya sebagai aparat penegak hukum, melainkan mitra strategis yang proaktif membimbing jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

"Beliau (Hendro Wasisto) adalah pionir yang proaktif memberikan atensi dan masukan konstruktif kepada para Kepala Dinas agar tetap berjalan sesuai koridor hukum. Atas nama pemerintah dan masyarakat, kami mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya," tambah Bupati.

Dalam suasana santai, Bupati juga sempat berkelakar mengenai hobi unik Hendro yang sulit diikuti, sembari mendoakan kesuksesan di tempat tugas yang baru agar senantiasa sehat dan berprestasi.

Hendro Wasisto tampak emosional saat mengenang masa tugasnya di Bumi Gora. Ia memuji soliditas Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang menurutnya sangat cair dan tanpa sekat. Mengutip filosofi pendidikan, ia merasa setiap sudut Lombok Timur telah memberikan pelajaran berharga.

"Setiap orang yang saya temui di Lotim adalah guru dan setiap tempat adalah kelas. Ini menjadi pesan bagi saya untuk terus memberikan energi positif kepada orang lain di tempat baru, tentunya tanpa drama dan tanpa mengecewakan," ungkap Hendro dalam salam perpisahan tersebut.

Menyambut estafet kepemimpinan yang baru, I Gusti Ayu Agung Fitria Chandra Wati mengawali tugasnya dengan penuh kerendahan hati. Ia menyatakan ketertarikannya untuk mendalami kearifan lokal serta potensi alam Lombok Timur.

"Mohon saya diterima dengan baik di sini. Saya memohon bimbingan serta dukungan agar dapat melanjutkan amanah ini dengan baik," tuturnya saat memperkenalkan diri di hadapan tamu undangan.

I Gusti Ayu Agung menekankan bahwa kunci keberhasilan dalam membangun daerah adalah kekompakan lintas sektor. Ia berkomitmen untuk melanjutkan kolaborasi yang telah dirintis pendahulunya.

"Bila kita bersinergi dengan kompak dan solid, kita pasti bisa membawa Lombok Timur menjadi daerah yang lebih maju, hangat, dan sejahtera. Bersama, kita pasti bisa," tegasnya optimis.

Acara ditutup dengan prosesi pemberian cinderamata sebagai simbol kenang-kenangan. Hadir dalam acara tersebut jajaran Forkopimda, Ketua Pengadilan Agama, jajaran eselon II, camat, serta kepala desa se-Kabupaten Lombok Timur.
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Sinergi Tanpa Sekat: Pemkab Lombok Timur Lepas Sambut Kajari dalam Suasana Penuh Kehangatan

Trending Now