Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLHK Lombok Timur Gencarkan Pemangkasan Pohon Rawan Tumbang

Rosyidin S
Rabu, Februari 04, 2026 | 13.08 WIB Last Updated 2026-02-04T05:08:50Z
Penebangan: H. Pathurrahman, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Lombok Timur, (Foto: Rosyidin/MP).

MANDALIKAPOST.com – Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Lombok Timur terus meningkatkan kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem berupa hujan lebat dan angin kencang. Sebagai langkah antisipasi, DLHK menyisir sejumlah titik di kawasan perkotaan untuk melakukan pemangkasan pohon yang dianggap berisiko tumbang.


Kepala Dinas LHK Lombok Timur, Pathurrahman, menyatakan bahwa timnya bekerja hampir tanpa henti untuk memastikan keselamatan masyarakat di jalan raya. Fokus utama saat ini adalah melakukan pengurangan beban dahan pohon (pemangkasan), bukan penebangan total, kecuali dalam kondisi yang sangat mendesak.


"Teman-teman di dinas hampir tidak pernah berhenti, kecuali hari Ahad saya kasih istirahat. Kita melakukan pemangkasan pohon-pohon yang dianggap berisiko. Fokus kita adalah pemangkasan sebagai bentuk ikhtiar mencegah terjadinya pohon tumbang," ujar Pathurrahman saat ditemui di Selong, Rabu (4/2).


Mengingat keterbatasan peralatan dan tingginya risiko pekerjaan, DLHK tidak bekerja sendiri. Pathurrahman mengungkapkan bahwa pihaknya menjalin koordinasi intensif dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Perhubungan (Dishub) Lombok Timur, terutama untuk menangani pohon-pohon besar yang sulit dijangkau.


"Kalau pohonnya agak besar dan tinggi, kami mengajak teman-teman BPBD dan Dishub untuk bekerja sama. Kami terbantu dengan mobil tangga dari Dishub dan peralatan dari BPBD. Saat ini, DLHK, BPBD, dan Dishub seperti satu kesatuan yang bergerak setiap hari," tambahnya.


Selain pemangkasan pohon di jalur perkotaan, DLHK juga memberikan atensi khusus pada kebersihan drainase. Menurut Pathurrahman, tumpukan sampah di saluran air kerap menjadi pemicu banjir genangan saat intensitas hujan tinggi.


"Di musim hujan dan angin ini, kami lebih banyak di daerah kota karena drainase yang sampahnya sangat menumpuk bisa menyebabkan banjir di jalan. Itu yang kami fokuskan lagi," jelasnya.


Terkait pembersihan kawasan pantai dan jalur wisata, Pathurrahman menyebutkan bahwa koordinasi dengan organisasi pemerhati lingkungan dan pihak BPBD tetap dilakukan, meskipun saat ini prioritas utama masih tertuju pada keamanan pemukiman dan akses jalan utama di pusat kota.


Disinggung mengenai dampak lingkungan dari aktivitas tambang, Pathurrahman menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan dan pendampingan, baik di tingkat provinsi maupun pusat. Meski kewenangan tertentu berada di level yang lebih tinggi, DLHK aktif memberikan laporan kondisi lapangan.


"Kalau yang bisa kita lakukan adalah menyampaikan kondisi yang ada. Teman-teman di provinsi dan pusat juga bagus, mereka terus memantau dan berkoordinasi dengan kami terkait kondisi lingkungan di Kabupaten," pungkasnya.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLHK Lombok Timur Gencarkan Pemangkasan Pohon Rawan Tumbang

Trending Now