![]() |
| Owner Ederma Clinic, dr. Nana Eulia (tengah) Saat berfoto bersama Putri Indonesia NTB di acara Ederma Clinic |
MANDALIKAPOST.com – Ederma Clinic Lombok resmi menghadirkan teknologi perawatan terbaru berbasis non-bedah dan non-invasif yang ditujukan untuk kebutuhan estetika sekaligus membantu penanganan gangguan fungsi otot dan saraf wajah. Inovasi ini diperkenalkan sebagai solusi perawatan yang lebih aman tanpa pembedahan maupun penyuntikan.
Owner Ederma Clinic, dr. Nana Eulia, menjelaskan bahwa keunggulan utama teknologi tersebut terletak pada metode perawatannya yang tidak menimbulkan luka dan minim risiko bagi pasien.
“Perawatan ini tidak menggunakan pembedahan dan tidak ada penyuntikan, sehingga masuk kategori non-bedah dan non-invasif. Dari sisi keamanan tentu jauh lebih aman, dan dari hasil juga cukup efektif,” ujar dr. Nana Eulia pada Minggu ( 8/2/2026).
![]() |
| Salah satu alat kecantikan yang diperkenalkan dalam acara Ederma clinic Lombok |
Ia menambahkan, teknologi ini bekerja tidak hanya pada lapisan kulit, tetapi juga melalui metode neuromuscular stimulation, yakni stimulasi saraf dan otot wajah. Dengan cara tersebut, perawatan tidak semata-mata memberikan efek pengencangan (tightening), namun juga membantu memperbaiki fungsi otot dan keseimbangan saraf wajah.
“Alat ini bekerja lebih dalam, menstimulasi saraf dan otot-otot wajah, sehingga efeknya bukan hanya mengencangkan kulit, tetapi juga memperbaiki fungsi otot secara bertahap,” jelasnya.
Menurut dr. Nana, salah satu tujuan utama penggunaan teknologi ini adalah membantu pasien yang memiliki keluhan wajah tidak simetris. Melalui stimulasi neuromuskular, keseimbangan otot wajah kanan dan kiri dapat distabilkan sehingga tampilan wajah menjadi lebih simetris.
Selain untuk kepentingan estetika, teknologi ini juga dapat dimanfaatkan untuk membantu pasien dengan gangguan medis tertentu, seperti Bell’s palsy, yaitu kelumpuhan saraf wajah yang memiliki kemiripan dengan gejala stroke ringan.
“Pada kasus Bell’s palsy, teknologi ini dapat membantu memperbaiki fungsi jaringan otot dan saraf tanpa harus melalui tindakan operasi,” ungkapnya.
Lebih lanjut, dr. Nana Aulia menjelaskan bahwa Lombok dipilih sebagai lokasi peluncuran karena berdasarkan data pasien Ederma Clinic, keluhan wajah tidak simetris cukup banyak ditemukan di wilayah ini. Sebelumnya, penanganan kasus serupa umumnya dilakukan melalui prosedur bedah atau tindakan invasif lainnya.
“Dengan adanya teknologi ini, pasien tidak perlu lagi menjalani pembedahan, namun tetap bisa mendapatkan hasil yang signifikan,” katanya.
Sebagai bagian dari peluncuran, Ederma Clinic Lombok juga memberikan harga spesial selama satu minggu pasca-launching. Ke depan, teknologi non-invasif ini direncanakan akan diterapkan di cabang-cabang Ederma Clinic lainnya di Indonesia.
dr. Nana Aulia berharap, kehadiran inovasi ini dapat memberikan alternatif perawatan yang lebih aman, nyaman, dan modern bagi masyarakat, sekaligus menjadi langkah awal pengembangan teknologi medis estetika yang lebih mutakhir di masa mendatang.


