Keterbatasan Fiskal, Empat Daerah Mundur Jadi Tuan Rumah Porprov NTB 2026

Ariyati Astini
Senin, Februari 09, 2026 | 21.40 WIB Last Updated 2026-02-09T13:40:29Z

 

Anggota Komisi X DPR RI, Mori Hanafi,


MANDALIKAPOST.com- Pelaksanaan Porprov NTB 2026 dipastikan mengalami perubahan skema secara besar-besaran. Ajang olahraga bergengsi tingkat provinsi ini harus menghadapi realita pahit setelah empat daerah di Pulau Sumbawa resmi menyatakan mundur sebagai tuan rumah Porprov NTB 2026.


Awalnya, hajatan besar ini direncanakan akan tersebar di 10 kabupaten/kota. Namun, kini hanya tersisa enam daerah yang menyatakan siap lahir batin menyelenggarakan pertandingan. Empat wilayah yang menarik diri tersebut adalah Kota Bima, Kabupaten Bima, Kabupaten Dompu, dan Kabupaten Sumbawa. Praktis, kini Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menjadi "pendekar" tunggal dari Pulau Sumbawa yang tetap bertahan sebagai tuan rumah Porprov NTB 2026.


Anggota Komisi X DPR RI, Mori Hanafi, membeberkan alasan di balik mundurnya daerah-daerah tersebut. Menurutnya, masalah utama ada pada kondisi finansial yang sedang mencekik.


"Alasannya murni keterbatasan fiskal. Kita tidak bisa memaksa karena kondisi keuangan masing-masing daerah memang sedang sulit untuk mendukung operasional Porprov NTB 2026," ungkap Mori Hanafi saat ditemui di Mataram, Senin (9/2/2026).


Akibat mundurnya empat daerah tersebut, panitia gerak cepat melakukan langkah antisipasi. Seluruh cabang olahraga (cabor) yang semula dijadwalkan mentas di wilayah Sumbawa, Bima, dan Dompu, kini resmi dialihkan ke Kota Mataram. Pengalihan ini dilakukan agar standar pertandingan dan kualitas Porprov NTB 2026 tetap terjaga meskipun terjadi pergeseran lokasi secara mendadak.


Tak hanya soal lokasi, jadwal Porprov NTB 2026 juga mengalami pergeseran. Jika sebelumnya pembukaan direncanakan pada 3 Juli 2026, kini panitia memutuskan untuk mengundurnya menjadi tanggal 16 Juli 2026. Penundaan jadwal Porprov NTB 2026 ini dilakukan secara sengaja agar tidak berbenturan dengan agenda olahraga nasional yang jatuh pada tanggal 11-12 Juli.


"Penyesuaian jadwal Porprov NTB 2026 ini sangat krusial. Kita ingin perhatian publik tetap fokus dan atmosfer olahraga di NTB tetap membara tanpa terbagi dengan event nasional lainnya," tambah Mori.


Meski ada dinamika di tingkat provinsi, Mori Hanafi membawa kabar baik untuk level yang lebih tinggi, yakni persiapan PON 2028 di mana NTB akan menjadi tuan rumah bersama NTT. Ia menegaskan bahwa Komisi X DPR RI telah memberikan restu dan dukungan penuh, termasuk urusan anggaran dari pusat.


"Dukungan untuk PON 2028 ini sifatnya sudah nasional. Ini adalah angin segar. Meski ada kendala di Porprov NTB 2026, semangat kita menuju panggung nasional tetap tidak boleh padam," pungkasnya optimis.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Keterbatasan Fiskal, Empat Daerah Mundur Jadi Tuan Rumah Porprov NTB 2026

Trending Now