![]() |
| Direktur Utama PT Graha Senggigi, Erwin H. Poedjon (tengah) Bersama GM Aruna Senggigi ( Kanan) Berfoto bersama Usai Rapat Kerja. |
MANDALIKAPOST.com- PT Graha Senggigi menggelar Rapat Kerja (Raker) Tahun 2026 yang ke-9 sebagai agenda evaluasi kinerja dan penyusunan rencana kerja perusahaan. Raker ini mengusung tema “Memperkuat Unit Usaha dengan Inovasi dan Kreativitas yang Kompetitif”.
Rapat kerja tersebut membahas berbagai capaian serta tantangan perusahaan dalam menghadapi dinamika perekonomian global dan domestik, termasuk dampak penyesuaian kebijakan pemerintah yang memengaruhi kinerja usaha dibandingkan tahun 2024.
Direktur Utama PT Graha Senggigi, Erwin H. Poedjono, menjelaskan bahwa sepanjang tahun 2025 terdapat sejumlah kondisi yang tidak berjalan sesuai perencanaan awal akibat perubahan kebijakan dan situasi ekonomi.
“Dengan pemerintahan yang baru serta kondisi ekonomi global dan domestik yang dinamis, memang terjadi penurunan dibandingkan tahun 2024. Namun pada tiga bulan terakhir, yakni Oktober, November, dan Desember, tren sudah menunjukkan peningkatan,” ujarnya usai Rakor pada Senin (9/2/2026).
Menurut Erwin, meskipun penyesuaian kebijakan pemerintah belum sepenuhnya kembali seperti kondisi tahun 2024, arah perbaikan mulai terlihat dan menjadi dasar optimisme perusahaan dalam menyusun rencana kerja tahun 2026.
Melalui rapat kerja ini, manajemen PT Graha Senggigi menyusun rencana kerja yang lebih presisi dan adaptif, dengan target pertumbuhan yang diharapkan mampu melampaui capaian tahun 2025.
Sebagai bagian dari strategi penguatan unit usaha, PT Graha Senggigi menghadirkan fasilitas tambahan berupa gedung serbaguna Mandura Multifunction, hasil renovasi dari Restoran Aga. Gedung ini telah siap dioperasikan dan mulai diminati untuk berbagai kegiatan, khususnya menjelang Tahun Baru Imlek.
“Mandura Multifunction kami siapkan sebagai ruang serbaguna yang dapat digunakan untuk berbagai aktivitas, mulai dari pertemuan, perayaan ulang tahun, pertunjukan kecil, hingga kegiatan komunitas,” jelas Erwin.
Selain itu, PT Graha Senggigi juga mempersiapkan renovasi kawasan beachfront yang ditargetkan rampung pada Maret 2026. Renovasi tersebut diharapkan menghadirkan suasana baru yang lebih segar dan nyaman bagi pelanggan dalam menikmati panorama Pantai Senggigi, khususnya saat matahari terbenam.
Erwin menegaskan, perusahaan menargetkan pertumbuhan sekitar 15 persen dibandingkan tahun 2025 dengan mengedepankan sikap optimistis, inovasi, dan kreativitas dalam menggarap berbagai segmen pasar.
“Kita tidak bisa terus bergantung pada satu pasar saja. Pasar kita beragam, sehingga ke depan akan ada pendekatan dan layanan yang berbeda untuk setiap segmen agar potensi yang selama ini belum tergarap bisa dimaksimalkan,” tegasnya.
Dengan pengembangan fasilitas baru serta renovasi kawasan pantai, PT Graha Senggigi berharap dapat memberikan alternatif pilihan bagi wisatawan, masyarakat sekitar Senggigi, maupun masyarakat Nusa Tenggara Barat untuk beraktivitas dan menyelenggarakan berbagai kegiatan di kawasan pariwisata Senggigi.

