Stok Pangan NTB Dijamin Aman Jelang Ramadhan

Rosyidin S
Rabu, Februari 11, 2026 | 18.55 WIB Last Updated 2026-02-11T10:55:18Z
Bazar: Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal didampingi Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin hadiri acara Pasar Rakyat, (Foto: Istimewa/MP).

MANDALIKAPOST.com – Menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama Pemerintah Kabupaten Lombok Timur bergerak cepat melakukan langkah intervensi pasar.


Melalui gelaran Pasar Rakyat dan Bazar UMKM di Halaman Kantor Camat Pringgabaya, Rabu (11/2), Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal memberikan jaminan bahwa ketersediaan bahan pokok di wilayahnya dalam kondisi mencukupi.


Gubernur Iqbal mengimbau masyarakat agar tetap tenang dalam melakukan konsumsi dan tidak melakukan aksi borong atau panic buying akibat fluktuasi harga yang mulai terasa di pasar-pasar tradisional.


“Tidak usah khawatir, stok bahan-bahan pokok yang ada di NTB terpenuhi dan tersedia,” ujar Gubernur Iqbal saat memberikan sambutan resmi di hadapan masyarakat Pringgabaya.


Ia mengakui bahwa lonjakan permintaan menjelang hari besar keagamaan kerap memicu kenaikan harga. Oleh karena itu, sinergi antara Makmur Mendunia Center (MMC), Pemprov NTB, Pemda Lombok Timur, dan Bulog ini hadir sebagai bentuk perlindungan bagi daya beli masyarakat.


“Pasar rakyat dan bazar UMKM ini merupakan salah satu bentuk intervensi pemerintah dan diharapkan dapat berdampak langsung kepada masyarakat,” tambahnya.


Tak hanya sekadar operasi pasar sesaat, Gubernur Iqbal juga membeberkan program strategis Pemprov NTB untuk memperkuat kemandirian pangan desa.


Ia menyebutkan telah menyiapkan hampir 300 paket pengembangan ketahanan pangan yang menyasar 300 desa di NTB, termasuk di wilayah Pringgabaya, yang direncanakan berjalan berkelanjutan hingga tahun 2029.


Di sisi lain, Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, menegaskan komitmen daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi melalui penguatan UMKM dan pengendalian inflasi.


Ia mengungkapkan bahwa Pemda Lombok Timur telah mengalokasikan dana pembinaan sebesar Rp 20 miliar pada tahun 2025 untuk mendukung sekitar 23 ribu pelaku UMKM.


“Kami senantiasa melakukan berbagai upaya untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), bekerja sama dengan petani dan pihak terkait lainnya,” kata Bupati Haerul Warisin.


Bupati juga mengapresiasi langkah jemput bola yang dilakukan Gubernur di wilayahnya. Menurutnya, kehadiran pasar murah ini adalah bukti nyata perhatian pemerintah terhadap kondisi ekonomi masyarakat di akar rumput.


Setelah membuka acara, Gubernur dan Bupati menyempatkan diri meninjau stan bazar dan berdialog langsung dengan para pedagang serta warga yang antusias berbelanja. Sebagai rangkaian aksi stabilisasi harga, kegiatan serupa dijadwalkan akan kembali digelar di Kecamatan Labuhan Haji pada Sabtu mendatang (14/2).

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stok Pangan NTB Dijamin Aman Jelang Ramadhan

Trending Now