![]() |
| CKG: Petugas kesehatan Puskesmas Selong sedang meriksa kesehatan para siswa SMA Muhammadiyah MBS Selong, (Foto: Rosyidin/MP). |
Kegiatan yang berlangsung di ruang kelas SMA MBS Selong ini menyasar seluruh siswa-siswi tingkat menengah atas. Tidak hanya sekadar pemeriksaan fisik rutin, para santri juga mendapatkan skrining kesehatan menyeluruh untuk mendeteksi potensi gangguan kesehatan sejak dini.
Pemeriksaan kesehatan kali ini mencakup berbagai indikator penting, di antaranya. Antropometri yakni pengukuran tinggi dan berat badan untuk memantau status gizi.
Selain itu, emeriksaan tekanan darah (tensi), pengecekan kadar Hemoglobin (Hb), dan gula darah. Juga tak luput dari CKG ini fungsi indera, seperti pemeriksaan ketajaman penglihatan dan pendengaran.
Dan Intervensi Gizi, itu pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) khusus bagi santriwati untuk mencegah anemia.
Kepala Sekolah SMA MBS Selong, Unwanul Hubbi, S.Pd, M.Pd menyampaikan bahwa agenda ini merupakan bentuk komitmen sekolah dalam menjaga kesejahteraan santri secara holistik.
"Kami ingin memastikan bahwa setiap santri tidak hanya unggul secara akademik dan spiritual, tetapi juga memiliki fisik yang tangguh. Melalui kerja sama dengan Puskesmas Selong ini, kita dapat memantau tumbuh kembang mereka secara berkala," ujarnya di sela-sela kegiatan.
Di sisi lain, perwakilan tim medis dari Puskesmas Selong, Ratna Widiastuti A. menekankan pentingnya pemeriksaan Hb dan pemberian TTD bagi remaja di lingkungan pesantren.
"Pemeriksaan Hb dan pemberian tablet tambah darah sangat krusial bagi santriwati agar mereka tidak cepat lelah dan tetap konsentrasi saat menghafal Al-Qur'an maupun belajar di kelas. Kami sangat mengapresiasi proaktifnya pihak MBS Selong dalam menjaga kesehatan siswanya," pungkasnya.
Kegiatan yang berlangsung tertib ini diharapkan menjadi ikhtiar berkelanjutan untuk mewujudkan generasi santri yang sehat, kuat, dan berkemajuan, sesuai dengan visi besar Muhammadiyah dalam mencetak kader bangsa yang berkualitas.

