Wujudkan Sekolah Ramah Lingkungan, Lima RKB dari Plastik Daur Ulang Diresmikan di SDN 2 Gunung Malang

Rosyidin S
Kamis, Februari 12, 2026 | 08.48 WIB Last Updated 2026-02-12T00:48:30Z
Sekolah: Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya potong pita di acara peresmian RKB SDN 2 Gunung Malang, Peringgabya, (Foto: Istimewa/MP).

MANDALIKAPOST.com – Sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga non-pemerintah (NGO) kembali membuahkan hasil nyata bagi sektor pendidikan di Lombok Timur. Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, secara resmi meresmikan lima unit Ruang Kelas Baru (RKB) hasil donasi Happy Hearts Indonesia–Australia di SDN 2 Gunung Malang, Kecamatan Pringgabaya, pada Rabu (11/2) kemarin.


Pembangunan gedung sekolah ini menjadi istimewa karena menggunakan material inovatif berupa plastik daur ulang yang ramah lingkungan. Langkah ini diharapkan menjadi pemantik kesadaran kolektif masyarakat dalam pengelolaan sampah.


Dalam sambutannya, Wabup Edwin memberikan apresiasi tinggi kepada para donatur dan menekankan pentingnya rasa kepemilikan masyarakat terhadap fasilitas pendidikan yang telah diberikan.


"Saya mengajak semua elemen, baik sekolah, masyarakat, maupun pemerintah desa, untuk bersama-sama menjaga dan merawat ruang kelas yang telah dibangun ini," ujar Edwin.


Ia juga menggarisbawahi bahwa program ini selaras dengan agenda nasional terkait penanganan sampah. Edwin meminta masyarakat Desa Gunung Malang untuk lebih peduli terhadap lingkungan, khususnya dalam menekan volume sampah plastik.


"Pemda membuka ruang seluas-luasnya bagi NGO untuk berkolaborasi. Kita butuh kerja sama seperti ini untuk mengatasi berbagai persoalan di Lombok Timur, termasuk di sektor pendidikan," tambahnya.


Perwakilan Happy Hearts Indonesia, Tamrin, memaparkan bahwa SDN 2 Gunung Malang merupakan sekolah ke-12 yang dibangun pihaknya di Lombok Timur. Hingga saat ini, total 73 ruang kelas dan 48 toilet telah berdiri di wilayah tersebut.


"Hingga saat ini, program kami telah mendaur ulang sekitar 99 ton sampah plastik yang mampu mengurangi emisi karbon hingga 14 ton. Bangunan ini dirancang berkualitas tinggi, ramah anak, dan ramah lingkungan," jelas Tamrin.


Senada dengan itu, Manager Classroom of Hope (CoH) selaku sponsor, Rachel, menjelaskan bahwa inisiatif "Sekolah Blok" ini bermula dari upaya pemulihan pasca-gempa Lombok.


"Bahan bangunan berasal dari sampah plastik daur ulang sebagai upaya nyata pengurangan sampah. Kami berharap ini dapat mendorong kemajuan pendidikan di SDN 2 Gunung Malang dan Indonesia secara umum," ungkap Rachel.


Kepala SDN 2 Gunung Malang, Fathussabir, tak dapat menyembunyikan rasa syukur atas rampungnya pembangunan yang hanya memakan waktu 45 hari tersebut. Ia mengakui bahwa hampir seluruh fisik bangunan sekolah saat ini merupakan hasil dukungan berbagai pihak.


"Kami sangat berterima kasih. Kami berharap dukungan masyarakat terhadap sekolah dapat terus berlanjut, agar anak-anak bisa belajar di suasana kelas yang lebih menarik dan optimal," tutup Fathussabir.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Wujudkan Sekolah Ramah Lingkungan, Lima RKB dari Plastik Daur Ulang Diresmikan di SDN 2 Gunung Malang

Trending Now