![]() |
| Safari: Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin saat sambutan dalam safari Ramadan Kodim 1615/Lombok Timur, (Foto: Rosyidin/MP). |
Acara yang berlangsung khidmat ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum untuk memaparkan progres pembangunan infrastruktur strategis di wilayah Lombok Timur yang melibatkan sinergi antara TNI dan Pemerintah Daerah.
Dandim 1615/Lombok Timur, Letkol Inf. Eky Anderson, dalam laporannya menyampaikan bahwa saat ini pihaknya tengah memacu pembangunan koperasi merah putih di 114 titik yang tersebar di berbagai wilayah. Progres tertinggi saat ini tercapai di wilayah Lendang Nangka dan Bagik Payung.
"Per hari ini, 2 Maret 2026, Kodim Lombok Timur telah membangun 114 titik dengan progres berbeda-beda. Yang paling tinggi mencapai 89% di Lendang Nangka dan Bagik Payung, insyaallah tinggal finishing," ujar Letkol Inf. Eky Anderson.
Meski demikian, Letkol Eky mengakui adanya tantangan di lapangan, terutama terkait faktor cuaca ekstrem dan ketersediaan tenaga ahli konstruksi.
"Kendala yang kami hadapi adalah cuaca hujan yang hampir terjadi sepanjang hari sehingga tukang tidak bisa bekerja. Selain itu, untuk konstruksi atap tipe erection, kami membutuhkan tenaga ahli yang jumlahnya terbatas. Namun, kami berupaya sekuat mungkin mengejar target pimpinan," tambahnya.
Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, dalam sambutannya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran TNI. Menurutnya, keberadaan Kodim dan Polres memberikan rasa aman yang luar biasa bagi masyarakat serta percepatan pembangunan melalui perputaran ekonomi lokal.
Bupati menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh penyediaan aset lahan demi kepentingan pembangunan fasilitas publik, seperti Koperasi Desa/Lurah Merah Putih tanpa hambatan birokrasi yang berbelit.
"Siapa yang mau memberikan uang satu miliar untuk bangun fasilitas? Kalau kita tidak memberikan aset milik kabupaten yang memang dimanfaatkan oleh masyarakat di situ, bagaimana uang itu bisa masuk? Di sinilah hebatnya, uang berputar di Lombok Timur dan orang lokal mendapat pekerjaan," tegas Bupati Haerul.
Beliau juga memuji respons cepat TNI-Polri dalam menjaga stabilitas daerah.
"Bagaimana rasa was-was kita kalau tidak ada tentara dan kepolisian. Beliau-beliau ini adalah pasukan yang sangat sigap. Kapanpun dibutuhkan, tidak sampai satu jam mereka sudah bergerak melakukan hal-hal yang menjadi kebutuhan kita bersama," ungkapnya.
Acara Safari Ramadan ini juga diisi dengan pemberian tali asih kepada 15 anak yatim dari panti asuhan setempat sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan suci. Sebanyak 300 personel yang terdiri dari anggota Kodim dan anggota Persit KCK turut memeriahkan suasana tatap muka tersebut.
Menutup sambutannya, Bupati Haerul Warisin yang memiliki latar belakang pendidikan pertanian, menyampaikan pesan melalui pantun yang menyentuh hati:
"Pergi kesawah menanam padi, padi menguning ditepi pematang. Safari Ramadan penuh berkah hari ini, Danrem hadir saat ini bersilaturahmi penuh juang"
"Burung elang terbang ketimur, hinggap sejenak diatas menara. Selamat datang pak Danrem di Lombok Timur, Kehadiran bapak membawa berkah dan rasa kedamaian.
"Kemasbagik membeli kain, singgah sebentar membeli kurma. Ramdan suci memperkuat batin. TNI dan rakyat semakin kuat.
Bupati Warisin menutup sambutannya dengan pantun pamungkasnya:
"Pergi berlayar menuju seberang, angin sepoi menyejukkan hati. Terimakasih atas kunjungan pak Danrem baik hati, semoga silaturahmi terus terjalin"
Kegiatan ini diharapkan dapat semakin memperkuat ukhuwah islamiyah dan kerja sama antara TNI, Pemerintah Daerah, serta seluruh lapisan masyarakat demi mewujudkan Lombok Timur yang lebih maju dan kondusif.

