![]() |
| KKN: Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, Nusron Wahid, resmi meneken nota kesepahaman MoU dengan Rektor UIN Datokarma Palu, Lukman S. Tharir, (Foto: Istimew/MP). |
Kolaborasi strategis antara pemerintah dan akademisi ini bertujuan untuk mempercepat sertifikasi tanah wakaf melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Pertanahan.
Melalui program terobosan ini, mahasiswa UIN Datokarama Palu tidak hanya akan menjalankan pengabdian masyarakat secara konvensional, tetapi diplot menjadi garda terdepan dalam mengurai benang kusut administrasi pertanahan. Fokus utama mereka adalah menyisir dan memberikan kepastian hukum bagi aset-aset keagamaan yang belum terdaftar.
Dalam kuliah umum yang digelar di hadapan ratusan mahasiswa, Menteri Nusron menegaskan bahwa kepastian hukum atas tanah rumah ibadah adalah prioritas mutlak pemerintah. Ia meyakini energi dan intelektualitas mahasiswa mampu mempercepat penyelesaian kendala administratif di lapangan.
"Kami mengajak mahasiswa untuk turun langsung, membantu pengurusan Akta Ikrar Wakaf hingga sertipikasi. Mahasiswa adalah agen perubahan yang bisa memberikan kontribusi nyata bagi umat," ujar Menteri Nusron Wahid dalam pidatonya.
Menyambut baik inisiatif tersebut, Rektor UIN Datokarama Palu, Lukman S. Thahir, menyatakan kesiapan penuh institusinya untuk segera mengeksekusi program kolaborasi ini.
"Kami siap mengawal dan mengimplementasikan program ini. Targetnya, pada bulan April ini juga, mahasiswa KKN Tematik akan langsung diterjunkan ke lapangan untuk mulai bergerak dan mendata aset-aset umat," tegas Lukman.
Dalam pelaksanaannya, KKN Tematik Pertanahan ini akan memiliki dua fokus utama di lapangan yakni Identifikasi Menyeluruh. Mendata tanah wakaf milik masyarakat yang bermasalah secara administratif atau belum memiliki sertifikat.
Yang kedua, prioritas Rumah Ibadah. Mempercepat sertifikasi tanah masjid agar memiliki payung hukum yang kuat dan terhindar dari potensi sengketa maupun penyerobotan di masa depan.
Selain berfokus pada penyelamatan tanah wakaf masyarakat, kunjungan kerja Menteri ATR/Kepala BPN di Palu ini juga membawa misi pengamanan aset negara. Pada kesempatan yang sama, Menteri Nusron menyerahkan secara langsung Sertipikat Hak Pakai kepada pihak UIN Datokarama Palu.
Langkah konkret ini diharapkan mampu memberikan kepastian hukum atas aset negara yang digunakan kampus, sekaligus mendukung perluasan dan pengembangan infrastruktur pendidikan tinggi di Sulawesi Tengah.
Agenda penting ini turut disaksikan oleh jajaran pejabat teras Kementerian ATR/BPN, di antaranya Direktur Jenderal Tata Ruang, Suyus Windayana; Staf Khusus Bidang Reforma Agraria, Rezka Oktoberia, dan Kepala Kanwil BPN Sulawesi Tengah, Muhammad Naim.
Dengan berjalannya kolaborasi KKN Tematik ini, pemerintah berharap tidak ada lagi takmir masjid atau pengelola lembaga sosial di Sulawesi Tengah yang merasa cemas akan status hukum tanahnya. Langkah ini sekaligus menjadi tonggak penting dalam menciptakan ekosistem pertanahan Indonesia yang lebih modern, inklusif, dan terpercaya.

