Bupati Lombok Timur Tekankan Loyalitas Atlet dan Kesiapan Fasilitas Jelang Porprov 2026

Rosyidin S
Kamis, April 30, 2026 | 18.02 WIB Last Updated 2026-04-30T10:02:49Z
Raker: Bupati sekaligus sebagai Ketua KONI Lombok Timur, H. Haerul Warisin membuka rapat kerja Komite Olahraga Nasional Indonesia, (Foto: Istimewa/MP).

MANDALIKAPOST.com – Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, secara resmi membuka Rapat Kerja (Raker) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Lombok Timur yang berlangsung di Ruang Rupatama 1, Kamis (30/4).


Dalam pertemuan strategis tersebut, Bupati memberikan instruksi tegas untuk menjaga aset atlet daerah agar tidak hijrah ke daerah lain demi menjaga martabat olahraga Bumi Patuh Karya.


Mengusung tema "Sukses Pembinaan dan Prestasi Olahraga Menuju Porprov XII NTB Tahun 2026 untuk Lombok Timur SMART dan Juara", Raker ini menjadi momentum krusial dalam menyelaraskan visi pembinaan atlet di tengah keterbatasan anggaran.


Bupati menyoroti fenomena banyaknya talenta muda potensial Lombok Timur yang mulai dilirik daerah lain. Ia mencontohkan prestasi gemilang tim futsal dan atlet putri asal Loyok yang telah menembus kancah nasional.


"Saya instruksikan kepada para pembina untuk menjaga atlet-atlet kita agar tidak diambil oleh kabupaten lain. Berikan pemahaman kepada para atlet dan orang tua agar memiliki loyalitas tinggi. Membela tanah kelahiran, Lombok Timur, harus menjadi kebanggaan penuh bagi mereka," tegas H. Haerul Warisin.


Dalam arahannya, Bupati juga bersikap realistis mengenai kondisi fiskal daerah. Ia mengakui bahwa memajukan dunia olahraga membutuhkan biaya besar, sementara Lombok Timur tidak memiliki sumber dana CSR dari pengusaha besar sebanyak daerah lain.


"Kita harus menyadari posisi kita. Di satu sisi, kita tidak punya CSR atau donatur dari pengusaha-pengusaha besar karena kita berada di kabupaten yang apa adanya. Sangat berbeda dengan daerah lain yang memiliki aset atau kemampuan finansial luar biasa," ungkapnya dengan jujur.


Meski anggaran daerah sedang mengalami penyesuaian besar, Pemerintah Daerah tetap berkomitmen mengalokasikan dana sekitar Rp3 miliar untuk mendukung cabang olahraga (cabor) dan persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang.


Sebagai kabupaten dengan jumlah penduduk terbanyak di Nusa Tenggara Barat (NTB), Bupati tidak ingin Lombok Timur hanya unggul dalam kuantitas, tetapi lemah dalam fasilitas. Ia menekankan pentingnya kesiapan akomodasi dan penginapan bagi para atlet.


"Saya tidak ingin status Lombok Timur sebagai pemilik penduduk terbanyak di NTB hanya sekadar nama tanpa kesiapan fasilitas yang memadai. Fasilitas dan akomodasi harus dipersiapkan dengan matang," tambahnya.


Rangkaian Raker KONI ini ditutup dengan prosesi peluncuran (launching) resmi Jersey Porprov 2026 oleh Bupati. Simbol ini menandai dimulainya perjuangan kolektif para atlet untuk meraih prestasi maksimal di tahun mendatang.


Acara ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda, pengurus KONI Lombok Timur, serta para pembina cabang olahraga se-Kabupaten Lombok Timur. Melalui Raker ini, KONI diharapkan mampu merumuskan strategi jitu untuk mewujudkan visi Lombok Timur yang SMART dan Juara di ajang Porprov XII NTB.


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Bupati Lombok Timur Tekankan Loyalitas Atlet dan Kesiapan Fasilitas Jelang Porprov 2026

Trending Now