Pasar Pringgabaya Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Puluhan Miliar Rupiah

Rosyidin S
Selasa, April 28, 2026 | 14.50 WIB Last Updated 2026-04-28T06:50:25Z
Kebakaran: Tim pemadam kebakaran saat mematikan sisa api di pasar Peringgabya, (Foto: Rosyidin/MP).

MANDALIKAPOST.com – Duka mendalam menyelimuti pedagang di Kecamatan Pringgabaya, Lombok Timur. Pasar tradisional Pringgabaya hangus dilalap si jago merah pada Senin malam (27/4) sekitar pukul 18.00 WITA. Peristiwa dahsyat ini menyisakan puing-puing bangunan dan menghanguskan setidaknya 165 kios milik warga.


Api yang muncul saat menjelang malam tersebut dengan cepat merambat ke bagian tengah pasar yang didominasi oleh lapak konveksi dan sembako. Material yang mudah terbakar membuat api sulit dikendalikan hingga menghanguskan sebagian besar area los pasar.


Camat Pringgabaya, Liza Sugiarti, saat meninjau lokasi pada Selasa (28/4) menyatakan bahwa kerugian materiil akibat bencana ini diperkirakan mencapai angka yang fantastis.


"Estimasi kerugian mungkin mencapai puluhan miliar rupiah. Kita melihat di situ banyak konveksi, baju-baju, sembako, dan kebutuhan masyarakat lainnya yang ludes terbakar," ujar Liza di lokasi kejadian.


Menanggapi instruksi Sekda dan Bupati Lombok Timur, pihak kecamatan bersama Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Dinas Perdagangan segera melakukan pembersihan lokasi. Targetnya, dalam dua hari ke depan area pasar sudah bersih dari puing agar lapak sementara bisa segera dibangun.


"Instruksi dari Pak Sekda hari ini kita adakan pembersihan, namun tetap berkoordinasi dengan pihak kepolisian agar tidak merusak TKP. Kami usahakan dua hari ini bersih total sehingga masyarakat bisa dibuatkan lapak sederhana dulu untuk berjualan kembali," tambah Liza.


Pemerintah daerah juga tengah mengupayakan anggaran pembangunan kembali, baik melalui anggaran perubahan maupun melobi Kementerian Perdagangan.


Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Garis polisi telah terpasang di titik-titik krusial untuk kepentingan identifikasi.


Kapolsek Pringgabaya, AKP Gede Gisi, menegaskan bahwa tim identifikasi masih bekerja di lapangan untuk mencari titik awal api.


"Tim lagi bekerja untuk menyelidiki penyebab pastinya. Terkait dugaan korsleting listrik, itu baru dugaan-dugaan. Kami belum bisa menyampaikan penyebab pastinya sebelum ada hasil resmi dari tim identifikasi," tegas AKP Gede Gisi.


Bagi warga Pringgabaya dan sekitarnya, pasar ini adalah urat nadi ekonomi. Banyak pedagang yang menggantungkan hidup sepenuhnya dari lapak yang kini telah rata dengan tanah. Salah satu pedagang pakaian, Bu Jamaah, mengaku kehilangan harta bendanya dalam sekejap.


"Waktu saya ke sini, api sudah besar di tengah. Saya jualan kain dan pakaian, kerugian saya sekitar Rp300 juta. Tidak ada yang bisa diselamatkan, mungkin sisanya cuma bisa ditimbang (loak) saja," tutur Bu Erni dengan nada sedih.


Ia berharap pemerintah tidak hanya membersihkan lokasi, tetapi juga memberikan bantuan modal usaha.


"Harapan kami segera diperbaiki dan ada bantuan modal. Pasar ini ladang sawah kami, kami tidak punya usaha lain. Setidaknya kami bisa jualan lagi secepatnya, meski dengan lapak sementara," pungkasnya.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Pasar Pringgabaya Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Puluhan Miliar Rupiah

Trending Now