Sambangi Lapas Bangli, Aboe Bakar Al-Habsyi Puji Pengawasan Narkoba dan Minta Maaf atas Kritik Sebelumnya

Rosyidin S
Senin, April 13, 2026 | 07.21 WIB Last Updated 2026-04-12T23:21:51Z
Kungker: Anggota Komisi III DPR RI, Aboe Bakar Al-Habsyi berkunjung ke Lapas Narkotika Kelas IIA Bali, (Foto: Istimewa/MP).

MANDALIKAPOST.com – Anggota Komisi III DPR RI, Aboe Bakar Al-Habsyi, memberikan apresiasi tinggi terhadap sistem pengawasan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Bangli, Bali.


Kunjungan kerja yang berlangsung pada Minggu (12/4/2026) ini sekaligus menjadi momen bagi politisi senior tersebut untuk mengklarifikasi dan memohon maaf atas kritik tajam yang sempat ia lontarkan sebelumnya mengenai kondisi lembaga pemasyarakatan.


Kunjungan ini dilakukan guna meninjau langsung efektivitas pengawasan dan pembinaan warga binaan, terutama dalam memutus rantai peredaran narkotika di dalam lapas. Dalam peninjauan tersebut, Aboe Bakar didampingi oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Sesditjenpas), Gun Gun Gunawan, serta perwakilan dari BNN Provinsi Bali dan Kabupaten Bangli.


Salah satu agenda utama kunjungan ini adalah menyaksikan pelaksanaan tes urin acak terhadap warga binaan. Dari lima sampel yang diambil secara spontan oleh petugas BNN, seluruhnya menunjukkan hasil negatif narkotika. Hal ini diverifikasi langsung oleh rombongan Komisi III di lapangan.


Aboe Bakar mengakui bahwa fakta di lapangan menunjukkan performa yang berbeda dari persepsi yang ia miliki sebelumnya. Ia menekankan pentingnya verifikasi langsung untuk melihat objektivitas kinerja petugas pemasyarakatan.


"Saya melihat langsung bagaimana pengawasan itu berjalan secara nyata. Ini sangat krusial untuk memastikan lapas kita benar-benar bersih dari peredaran gelap narkoba," ujar Aboe Bakar di sela-sela kunjungannya.


Lebih lanjut, Aboe Bakar secara terbuka menyampaikan permohonan maaf terkait pernyataan kerasnya di masa lalu yang sempat menyudutkan institusi pemasyarakatan.


"Saya mohon maaf atas pernyataan saya sebelumnya yang mungkin dirasa terlalu keras. Setelah terjun langsung ke lapangan hari ini, saya menyaksikan sendiri adanya upaya yang sangat serius dan terukur dari jajaran lapas untuk menjaga kondisi tetap terkendali dan kondusif," tambahnya.


Selain aspek keamanan, rombongan juga meninjau program kemandirian. Warga binaan di Lapas Bangli dibekali berbagai keterampilan produktif agar siap berintegrasi kembali ke masyarakat setelah masa pidana berakhir.


Menanggapi apresiasi tersebut, Sesditjenpas Gun Gun Gunawan menegaskan bahwa capaian di Lapas Bangli merupakan bagian dari program berkelanjutan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) dalam memperkuat sinergi lintas lembaga, khususnya dengan BNN.


"Sinergi dengan BNN melalui razia rutin dan tes urin berkala adalah harga mati. Konsistensi di lapangan menjadi kunci utama kami. Kami ingin memastikan bahwa fungsi pembinaan berjalan seiring dengan pengawasan yang ketat," tegas Gun Gun Gunawan.


Gun Gun berharap Lapas Narkotika Bangli dapat menjadi standar atau *benchmark* bagi satuan kerja pemasyarakatan lainnya di Indonesia. Menurutnya, keterbukaan terhadap kritik dan tindak lanjut berupa perbaikan nyata adalah komitmen utama kementerian di bawah nakhoda baru Kemenimipas.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Sambangi Lapas Bangli, Aboe Bakar Al-Habsyi Puji Pengawasan Narkoba dan Minta Maaf atas Kritik Sebelumnya

Trending Now