![]() |
| Sambut: Sekda Lombok Timur, H.M Juaini Taofik menyambut langsung kedatangan Gubernur NTB di Suralaga, (Foto: Istimewa/MP). |
Dalam acara peletakan batu pertama Masjid Al-Muttaqin Suralaga pada Ahad (26/4) kemarin, Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, secara terbuka berkomitmen untuk mempercepat pembangunan masjid tersebut melalui dukungan anggaran provinsi.
Kehadiran Gubernur di lokasi disambut hangat oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik, beserta jajaran anggota DPRD, Koramil, Camat, Kepala Desa, serta para tokoh agama dan masyarakat setempat. Antusiasme warga yang luar biasa saat menyambut kedatangan rombongan menciptakan suasana kekeluargaan yang kental.
Dalam arahannya, Lalu Muhamad Iqbal mengaku terharu dengan sambutan masyarakat. Ia menyebut suasana di Suralaga mengingatkannya pada peristiwa besar dalam sejarah Islam, yaitu persatuan antara kaum Muhajirin dan Anshar.
“Saat bersalaman dengan masyarakat tadi, saya langsung teringat sejarah. Bagaimana Rasulullah SAW mengambil inisiatif membangun infrastruktur pertama, yaitu Masjid Quba dan Nabawi, untuk menyatukan perbedaan dan kesalahpahaman. Di sanalah Muhajirin dan Anshar bersatu menjadi masyarakat Madani,” ujar Gubernur penuh takjub.
Kekaguman Gubernur terhadap semangat kebersamaan warga Suralaga bahkan membuatnya menyematkan julukan khusus bagi daerah tersebut. Ia menilai peradaban yang dibangun di atas dasar gotong royong adalah ciri khas masyarakat Madinah.
“Jika Aceh dikenal sebagai Serambi Mekah, maka Suralaga ini adalah Serambi Madinah. Saya berharap semangat kebersamaan di sini menjadi contoh bagi desa-desa lain di NTB,” tambahnya.
Tidak sekadar memberikan apresiasi lisan, Gubernur NTB yang didampingi Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda NTB, menginstruksikan jajarannya agar memastikan bantuan pembangunan Masjid Al-Muttaqin masuk dalam skema penganggaran provinsi. Hal ini dilakukan demi memastikan pembangunan fisik masjid dapat berjalan cepat dan lancar.
Gubernur juga mengajak seluruh masyarakat untuk melihat pembangunan ini sebagai ladang amal jariyah. Ia meyakini bahwa niat tulus warga akan mempermudah jalannya pembangunan.
“Membangun masjid adalah investasi ukhrawi dengan jaminan surga dari Allah SWT. Saya optimis dengan niat yang tulus, pintu rezeki untuk penyelesaian masjid ini akan terbuka dari arah yang tidak disangka-sangka,” pungkasnya.
Menutup prosesi peletakan batu pertama tersebut, Gubernur berharap keberadaan Masjid Al-Muttaqin nantinya tidak hanya menjadi simbol fisik semata, tetapi menjadi pusat penguatan kerukunan, kesehatan, dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Suralaga.

