![]() |
| TMMD: Sekda Lombok Timur, H.M Juaini Taofik saat menghadiri pembukaan TMMD ke-128 di Suralaga, (Foto: Istimewa/MP). |
Mewakili Bupati Lombok Timur, Sekda menegaskan bahwa TMMD bukan sekadar program rutin, melainkan jembatan historis untuk menjaga marwah TNI yang lahir dari rahim rakyat. Program yang akan berlangsung hingga 21 Mei 2026 ini dipusatkan di Desa Paok Lombok, Kecamatan Suralaga.
Dalam amanatnya sebagai inspektur upacara, H. Muhammad Juaini Taofik mengingatkan kembali jati diri prajurit TNI. Ia menekankan bahwa kolaborasi ini adalah solusi cerdas di tengah keterbatasan anggaran daerah.
"Sejarah TNI berakar dari laskar rakyat. TMMD adalah sarana vital untuk melestarikan nilai-nilai historis tersebut melalui kerja nyata. Kami menyadari adanya keterbatasan anggaran dan sumber daya, di sinilah peran strategis TMMD sebagai akselerator pembangunan demi mewujudkan visi Lombok Timur SMART," ujar Sekda Juaini Taofik.
Pelaksanaan TMMD kali ini menerjunkan Satuan Setingkat Kompi (SSK) yang terdiri dari 150 personel gabungan TNI, Polri, dan instansi terkait. Komandan Kodim 1615/Lombok Timur selaku Dansatgas TMMD, Letkol Inf. Eky Anderson, melaporkan bahwa sasaran pembangunan tahun ini mencakup kebutuhan dasar masyarakat.
Di sektor infrastruktur dan sanitasi, target utama meliputi. Pembangunan 4 unit sumur bor dan bak penampungan air, rehabilitasi 2 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan fasilitas MCK, pembangunan jalan usaha tani berupa rabat jalan (60 meter) dan talut (1.130 meter) untuk menunjang produktivitas petani.
Tak hanya pembangunan fisik, Letkol Inf. Eky Anderson menjelaskan bahwa program non-fisik juga menjadi prioritas untuk membangun kualitas sumber daya manusia.
"Kami akan melaksanakan berbagai penyuluhan, mulai dari wawasan kebangsaan, bahaya narkoba, hingga penanganan stunting dan KB. Selain itu, sebagai wujud kepedulian lingkungan, kami mengagendakan penanaman 1.000 pohon dan layanan pengobatan gratis bagi warga,"*papar Dandim dalam laporannya.
Keberhasilan TMMD ke-128 ini didukung oleh kolaborasi pendanaan yang solid antara APBD Kabupaten Lombok Timur Tahun 2026 dan Anggaran Mabes TNI.
Usai seremoni pemukulan gong yang menandai pembukaan resmi, kegiatan dilanjutkan dengan aksi sosial nyata. Danrem 162/Wira Bhakti bersama jajaran Forkopimda menyerahkan bantuan penanganan stunting, paket sembako, dan bantuan Basic Charity Device (BCD) kepada warga sasaran.
Rangkaian acara ditutup dengan peninjauan langsung ke lokasi proyek fisik di Desa Paok Lombok. Pemerintah daerah berharap, infrastruktur yang dibangun melalui tangan-tangan prajurit dan masyarakat ini dapat dijaga dan dirawat agar memberikan manfaat jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat setempat.

