![]() |
| Para Penumpang di Bandara Zainudin Abdul Majid Lombok |
MANDALIKAPOST.com – PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) mencatat kinerja positif pada trafik pesawat, penumpang, dan kargo sepanjang triwulan I (Januari–Maret) 2026 dibandingkan periode yang sama tahun 2025.
Secara keseluruhan, pertumbuhan signifikan terjadi pada seluruh indikator trafik. Jumlah penumpang pada triwulan I 2026 tercatat sebanyak 628.889 orang atau meningkat 24,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 504.061 penumpang.
Pergerakan penumpang selama periode tersebut didominasi lima rute tersibuk, yakni Jakarta (CGK), Surabaya (SUB), Bali (DPS), Kuala Lumpur (KUL), dan Yogyakarta (YIA).
Selain itu, pergerakan pesawat juga mengalami lonjakan cukup tinggi. Sepanjang triwulan I 2026, BIZAM melayani 7.560 pergerakan pesawat atau tumbuh 43,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 5.280 pergerakan.
Saat ini, BIZAM melayani 11 rute domestik meliputi Jakarta, Surabaya, Bali, Yogyakarta, Makassar, Balikpapan, Labuan Bajo, Sumbawa, Bima, Tambolaka, dan Waingapu, serta dua rute internasional, yakni Kuala Lumpur dan Singapura.
Di sisi kargo, BIZAM juga mencatat peningkatan signifikan. Volume kargo pada triwulan I 2026 mencapai 3.487,7 ton atau naik 38,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebesar 2.515,2 ton.
General Manager BIZAM, Aidhil Philip Julian, mengatakan capaian tersebut menjadi indikator positif meningkatnya aktivitas penerbangan dan mobilitas masyarakat di Nusa Tenggara Barat.
“Pertumbuhan trafik pada triwulan I 2026 menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi udara serta membaiknya konektivitas penerbangan dari dan menuju Lombok. Kami berkomitmen menjaga kualitas pelayanan serta memastikan operasional bandara berjalan aman, selamat, dan nyaman,” ujarnya.
Ia menambahkan, peningkatan trafik ini didorong oleh sejumlah faktor, seperti momentum libur Lebaran pada Maret, peningkatan frekuensi penerbangan, penambahan rute, serta tumbuhnya sektor pariwisata dan perekonomian di Nusa Tenggara Barat.
Dalam waktu dekat, lanjut Aidhil, akan ada penambahan layanan penerbangan oleh maskapai TransNusa untuk rute Jakarta mulai 17 April 2026 dengan frekuensi dua kali sehari.
“Penambahan ini diharapkan semakin memperkuat konektivitas serta memberikan lebih banyak pilihan jadwal bagi masyarakat,” tambahnya.
Sebagai pengelola bandara, PT Angkasa Pura Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan layanan dan fasilitas guna mendukung pertumbuhan trafik serta memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh pengguna jasa bandara.

