Akselerasi Ekonomi Digital, BRI Selong Sulap Kawasan Wisata Sembalun Jadi Ekosistem Cashless

Rosyidin S
Senin, Mei 25, 2026 | 09.21 WIB Last Updated 2026-05-25T01:21:07Z
Humaria: Tim Branch Office Bank Rakyat Indonesia cabang Selong saat berkegiatan di Sembaulun. (Foto: Istimewa/MP).

MANDALIKAPOST.com – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. melalui Branch Office Selong terus menancapkan komitmennya dalam mempercepat digitalisasi keuangan di sektor pariwisata. Langkah nyata ini dibuktikan dengan menggelar gerakan "Sembalun Goes Cashless" yang berpusat di kawasan wisata Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB).


Program ini diinisiasi untuk mendorong para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setempat agar segera bermigrasi dari transaksi konvensional menuju ekosistem digital yang lebih modern, cepat, dan aman.


Branch Office Head BRI Selong, Allan Arya Utama, menegaskan bahwa transformasi digital di kawasan Sembalun sangat krusial, mengingat status wilayah tersebut sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Lombok Timur yang ramai dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara.


"Kami ingin kawasan Sembalun yang merupakan destinasi wisata unggulan di Lombok Timur bisa bertransformasi menuju era cashless. Ini akan memudahkan wisatawan dan pelaku usaha sekaligus," ujar Allan dalam keterangan resminya, Senin (25/5/2026).


Dalam aksi nyata di lapangan, tim BRI Branch Office Selong tidak hanya melakukan sosialisasi, tetapi juga melakukan akuisisi massal untuk memperluas penetrasi infrastruktur digital.


Para pelaku usaha dibekali dengan berbagai fasilitas pembayaran non-tunai, mulai dari super apps BRImo, QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard), hingga penyediaan mesin EDC (Electronic Data Capture).


Menurut Allan, edukasi intensif mengenai manfaat transaksi non-tunai menjadi fokus utama timnya agar pelaku UMKM memahami nilai tambah dari digitalisasi ini.


"Melalui layanan non-tunai seperti QRIS dan EDC, pelaku usaha dapat memperluas metode pembayaran mereka. Langkah ini dinilai jauh lebih praktis, aman, dan cepat, sehingga secara langsung mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan serta memperluas jangkauan pasar mereka," tambah Allan.


Tidak sekadar menyasar para pedagang dan pelaku industri wisata, BRI Selong juga membidik penguatan inklusi keuangan masyarakat di pelosok desa sekitar Sembalun. Dalam kesempatan yang sama, warga lokal diajak untuk menangkap peluang ekonomi baru dengan bergabung menjadi Agen BRILink.


Kehadiran Agen BRILink di wilayah ini diharapkan menjadi perpanjangan tangan bank yang efektif. Dengan begitu, masyarakat dan wisatawan tidak perlu lagi menempuh jarak jauh ke pusat kota atau kantor cabang hanya untuk melakukan transaksi perbankan dasar seperti tarik tunai, transfer, atau pembayaran tagihan.


Gerakan Sembalun Goes Cashless ini pun memanen respons positif. Para pelaku UMKM dan warga lokal tampak antusias mengikuti jalannya sosialisasi. Banyak di antaranya yang langsung mendaftarkan usahanya untuk mendapatkan fasilitas QRIS BRI pada hari yang sama.


Melalui sinergi dan standardisasi digital ini, BRI Branch Office Selong optimistis ekosistem ekonomi digital di Kabupaten Lombok Timur akan tumbuh semakin solid. Digitalisasi ini diharapkan menjadi bahan bakar utama bagi UMKM lokal untuk naik kelas sekaligus memperkuat daya saing pariwisata Sembalun di kancah nasional maupun internasional.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Akselerasi Ekonomi Digital, BRI Selong Sulap Kawasan Wisata Sembalun Jadi Ekosistem Cashless

Trending Now