![]() |
| Resmikan: Sekertaris Daerah Lombok Timur, H.M. Juaini Taofik sambutan diperesmian pusat informasi Geopark Rinjani, (Foto: Rosyidin/MP). |
Kehadiran Sekda mewakili Bupati Lombok Timur tersebut menjadi momentum penting bagi kebangkitan pariwisata daerah melalui optimalisasi aset yang sempat terbengkalai.
Dalam sambutannya, Juaini Taofik mengungkapkan rasa syukur atas kepemimpinan Gubernur NTB yang berhasil menyulap gedung tersebut menjadi pusat informasi bertaraf internasional.
Ia mengakui bahwa bangunan yang berdiri di kawasan Cemara Siu tersebut awalnya merupakan aset Pemda Lombok Timur yang dibangun pasca gempa sebagai pengingat sejarah, namun sempat kehilangan arah fungsionalnya.
"Secara aset, ini adalah milik Pemda Lombok Timur. Dulu dibangun pasca gempa supaya ada sejarahnya, tapi ternyata membangun non-fisik jauh lebih berat daripada membangun fisik. Fisiknya selesai 6 bulan, tapi kita sempat tidak tahu apa manfaatnya, bahkan hampir kami ratakan," ungkap Juaini Taofik dengan jujur.
Namun, kekhawatiran tersebut sirna setelah adanya intervensi dari pengelola Geopark Rinjani dan Pemerintah Provinsi. Juaini menyebut strategi Makmur Mendunia yang diusung Gubernur terbukti efektif dalam memberikan nilai tambah pada fasilitas yang sudah ada.
"Konsep Makmur Mendunia itu strateginya tidak mesti dari yang baru, tetapi memamfatkan sesuatu yang sudah ada. Yang sebelumnya kurang punya nilai, ditingkatkan nilainya. Dengan tangan dingin Pak Gubernur, akhirnya tempat ini diakui dan resmi menjadi pusat informasi," tambahnya.
Selain menyoroti infrastruktur, Sekda juga menekankan pentingnya rumus 3A (Aksesibilitas, Amenitas, dan Atraksi) dalam pengembangan wisata. Jika akses dan fasilitas (amenitas) sudah tersedia, maka tantangan selanjutnya adalah menciptakan daya tarik melalui berbagai kegiatan.
"Tinggal satu yang berat bagi kami, yaitu Atraksi. Mudah-mudahan dengan program dari Dinas Pariwisata dan GM Geopark, semakin banyak atraksi-atraksi di Sembalun dan desa wisata lainnya agar PAD Lombok Timur terus meningkat," harapnya.
Acara peresmian ini juga dihadiri oleh jajaran Forkopimda, termasuk Kapolres Lombok Timur, Dandim 16/15 Lombok Timur, perwakilan Pengadilan Negeri, Camat Sembalun, Kapolsek Sembalun, perwakilan Rinjani 100, serta tokoh masyarakat dan pelaku wisata.
Di akhir sambutan, Juaini menyampaikan salam hangat dan pantun titipan dari Bupati Lombok Timur yang berhalangan hadir karena harus melepas jemaah haji di Asrama Haji.
Pada kesempatan itu juga, Juaini menyampaikan salam hangat Bupati Lombok Timur dengan mengucapkan salam kepada Gubernur dan para tamu undangan yang hadir.
Juani juga membacakan pantun titipan dari Bupati. "Jarum hilang di tengah jerami, disimpan di dalam peti.
Selamat datang di kaki Gunung Rinjani, semoga kita semua berbahagia di hati."
Peresmian ini diharapkan menjadi babak baru bagi pengelolaan Geopark Rinjani di wilayah Lombok Timur, sehingga mampu memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat lokal dan meningkatkan daya saing pariwisata NTB di mata dunia.

